Pintasan.co, Pasuruan – Sebuah KA Commuter Line berhenti karena rel terendam banjir di Dusun Pasinan, Desa Beji, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Selasa (24/3/2026) malam. Pemberhentian paksa kereta tersebut demi keselamatan perjalanan.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan Commuter Line tersebut berhenti pukul 19.00 WIB saat rel terendam setinggi 18 cm. Padahal batas aman rel terendam maksimal 7 cm.

“Tidak mogok. Memang berhenti demi keselamatan perjalanan,” kata Mahendro, Selasa (24/3/2026).

Mahendro menjelaskan pada pukul 21.30 WIB, Commuter Line tersebut sudah bisa berjalan dengan kecepatan terbatas. Pada pukul 22.40 WIB, jalur sudah bisa dilintasi dengan kecepatan normal.

“Banjir di Beji juga menyebabkan perjalanan tiga Commuter Line lain dan satu KA jarak jauh sempat tertahan,” terangnya.

Mahendro menyampaikan permintaan maaf atas gangguan perjalanan kereta.

“Karena kondisi alam dan demi keselamatan,” pungkasnya.

Sebelumnya, mulai siang hari hingga malam hari Pasuruan diguyur hujan sehingga menyebabkan sungai-sungai meluap hingga banjir disejumlah wilayah di Pasuruan, Selasa (24/3). Banjir ini merendam permukiman dan rumah-rumah warga di wilayah kabupaten dan kota.

Data sementara, banjir terjadi di Kecamatan Gondangwetan, Pohjentrek, Pasrepan, juga Kejayan. Banjir juga melanda Kecamatan Kraton, Beji dan Bangil. Di sebagian desa banjir merendam jalan, namun di sebagian desa lainnya banjir masuk ke rumah-rumah.

Baca Juga :  BPBD Gunungkidul Menyediakan 1.500 Tangki Air Bersih