Pintasan.co, Jakarta – Polda Metro Jaya menyatakan akan menindaklanjuti laporan polisi terhadap komika Pandji Pragiwaksono terkait materi pertunjukan stand up comedy berjudul Mens Rea. Laporan tersebut muncul setelah isi materi dianggap memicu polemik.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan bahwa kepolisian akan memproses laporan tersebut sesuai prosedur hukum. Dia meminta masyarakat memberi kepercayaan penuh kepada aparat penegak hukum.

Budi menjelaskan bahwa laporan itu berkaitan dengan dugaan penghasutan di muka umum serta dugaan penistaan agama yang dikaitkan dengan pernyataan Pandji dalam pertunjukan Mens Rea.

“Benar bahwa 8 Januari ada laporan dari masyarakat atas nama [inisial] RARW,” kata Budi kepada wartawan, dikutip dari CNN Indonesia, Jumat (9/1/2026).

Dia menambahkan, penyidik akan melakukan klarifikasi serta menganalisis barang bukti yang ada. Budi juga mengingatkan masyarakat agar tetap bijak dalam menyampaikan informasi dan memberi ruang bagi penyidik menjalankan tugasnya.

Sebelumnya, sejumlah pihak yang mengatasnamakan Angkatan Muda Nahdlatul Ulama bersama Aliansi Muda Muhammadiyah melaporkan Pandji ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/166/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA pada 8 Januari 2026.

Pelapor yang mengaku sebagai Presidium Angkatan Muda NU, Rizki Abdul Rahman Wahid, menilai materi komedi Pandji mengandung unsur penghinaan dan berpotensi menimbulkan kegaduhan di ruang publik.

“Kami melaporkan bahwa ada kasus yang menurut kami beliau merendahkan, memfitnah, dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang media,” ujar Rizki, dikutip dari CNN Indonesia.

Dia menambahkan bahwa materi tersebut berpotensi memecah belah serta menimbulkan keresahan, khususnya di kalangan anak muda NU dan Muhammadiyah.

Sementara itu, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ulil Abshar Abdalla menegaskan bahwa kelompok yang mengatasnamakan Angkatan Muda NU bukan bagian dari struktur resmi NU.

“Kalau representasi PBNU jelas tidak,” kata Gus Ulil, dikutip dari CNN Indonesia.

Menurut dia, NU sebagai organisasi besar kerap menjadi rujukan berbagai kelompok yang muncul secara spontan dan bersifat sementara. Banyak di antaranya tidak memiliki keterkaitan struktural dengan NU.

Baca Juga :  Danantara Angin Baik atau Malapetaka untuk Indonesia?

Hingga berita ini diturunkan, CNN Indonesia belum memperoleh pernyataan resmi dari Pengurus Pusat Muhammadiyah terkait klaim Aliansi Muda Muhammadiyah sebagai pelapor. Pandji Pragiwaksono juga belum memberikan tanggapan resmi atas laporan tersebut.

Sebagai informasi, Mens Rea merupakan tur stand up comedy Pandji yang membahas isu politik dan sosial dengan pendekatan kritis dan humor. Pertunjukan puncaknya berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, pada akhir Desember 2025 dan kemudian dirilis tanpa sensor di platform Netflix.