Pintasan.co, Jakarta – Seorang siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) berusia 13 tahun ditemukan meninggal dunia di rumahnya, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Kamis (22/1/2026). Polisi masih menyelidiki penyebab kejadian tersebut.

Kapolsek Sungai Kakap, Ipda Dolas Zimmi Saputra Nainggolan, membenarkan peristiwa itu dan menyebut pihaknya langsung menangani kasus tersebut setelah menerima laporan dari keluarga korban. Ia mengatakan penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap latar belakang kejadian secara menyeluruh.

Dari informasi awal, polisi menduga korban mengalami tekanan psikologis sebelum meninggal dunia. Dugaan tersebut muncul setelah korban disebut menghadapi masalah di sekolah dan merasa malu karena kesalahannya diketahui guru serta teman-temannya. Meski demikian, polisi belum menarik kesimpulan apa pun.

Kanit Reskrim Polsek Sungai Kakap, Ipda Adrianus Ari, menjelaskan bahwa pihaknya melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Polisi memeriksa saksi-saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan kronologi peristiwa. Ia menegaskan penyidik tidak ingin berspekulasi sebelum proses penyelidikan selesai.

Keluarga korban mengungkapkan bahwa korban tampak murung pada malam sebelum kejadian dan mengaku sedang menghadapi persoalan di sekolah. Keluarga sempat menenangkan korban dan berencana membahas masalah tersebut keesokan harinya.

Namun, sekitar pukul 03.00 WIB, kakak korban yang baru pulang kerja menemukan korban sudah tidak bernyawa di dalam kamar. Polisi telah meminta keterangan dari ibu dan kakak korban, sementara ayah korban diketahui sedang berada di luar daerah saat kejadian.

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental anak dan remaja.

Baca Juga :  Polisi Gelar Pengamanan Sholat Idul Fitri 1447 H di Masjid Al-Mukaromah