Pintasan.coKepolisian Resor Banjar memprediksi volume kendaraan yang melintas di wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, akan mengalami peningkatan signifikan selama periode mudik Lebaran 2026.

Lonjakan arus lalu lintas tersebut diperkirakan mencapai 70 hingga 80 persen dibandingkan dengan kondisi pada hari biasa.

Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro mengatakan peningkatan jumlah kendaraan mulai terlihat dalam beberapa hari terakhir, khususnya kendaraan yang datang dari arah Bandung dan menuju wilayah Jawa Tengah.

“Mulai tadi pagi sudah nampak arus lalu lintas yang cukup signifikan, artinya sudah dari biasanya, sudah cukup ramai, terutama pada saat malam hari dan pagi hari kendaraan dari arah Bandung sudah cukup banyak yang mengarah ke Jawa Tengah,” kata Didi Dewantoro di Pos Terpadu Polres Banjar, Senin.

Menurutnya, Kota Banjar menjadi salah satu jalur alternatif yang kerap dilalui para pemudik dari arah Jakarta maupun Bandung yang hendak menuju Jawa Tengah. Posisi wilayah Banjar yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Cilacap membuat jalur ini menjadi pilihan bagi pengendara untuk menghindari kepadatan di jalur utama.

“Situasi saat ini di Kota Banjar terutama arus lalu lintas masih lancar karena lalu lintas di Kota Banjar ini adalah jalur alternatif menuju Jawa Tengah,” ujarnya.

Meski arus lalu lintas saat ini masih terpantau lancar, pihak kepolisian tetap melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi potensi peningkatan volume kendaraan. Kepadatan diperkirakan tidak hanya terjadi saat arus mudik, tetapi juga setelah Lebaran.

Hal tersebut berkaitan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan masa libur untuk berwisata, terutama menuju kawasan wisata Pangandaran.

“Pada saat liburan setelah Lebaran pemudik akan banyak berwisata ke arah Pangandaran, ini yang nantinya perlu kita antisipasi,” katanya.

Polres Banjar juga telah memetakan sejumlah ruas jalan yang berpotensi mengalami kepadatan selama masa mudik dan libur Lebaran. Beberapa di antaranya adalah jalur menuju Tanjung Sukur yang mengarah ke Pangandaran serta Jalan Siliwangi yang menjadi akses menuju perbatasan Jawa Tengah.

Baca Juga :  Pemkab Kulon Progo Meminta Keterlibatan Potensi Lokal dalam Program MBG yang Dibiayai APBD

Selain arus kendaraan pemudik, aktivitas masyarakat lokal yang meningkat menjelang Lebaran juga dinilai dapat memicu kepadatan lalu lintas, terutama di kawasan pusat Kota Banjar yang menjadi lokasi aktivitas perdagangan dan perbelanjaan.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, kepolisian menyiapkan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik strategis guna memastikan arus kendaraan tetap lancar dan aman selama periode mudik Lebaran.