Pintasan.co, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan rencana pemerintah untuk mewujudkan swasembada energi di Papua dengan memaksimalkan pemanfaatan sumber daya lokal yang dikelola masyarakat.
Langkah ini bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan BBM dari luar daerah sekaligus menurunkan biaya energi di wilayah tersebut.
Prabowo menyatakan Papua memiliki potensi energi yang sangat besar, dan Kementerian ESDM telah merancang agar hasil energi yang diproduksi di daerah bisa dinikmati langsung oleh masyarakat setempat.
Untuk wilayah terpencil, pemerintah akan memanfaatkan energi terbarukan seperti tenaga surya dan pembangkit listrik mini berbasis air.
Selain itu, Prabowo mendorong penanaman kelapa sawit untuk produksi BBM, serta tanaman lain seperti tebu dan singkong untuk menghasilkan etanol.
Ia menargetkan seluruh daerah di Indonesia dapat mencapai swasembada energi dalam lima tahun ke depan.
Jika target ini tercapai, Indonesia diproyeksikan bisa menghemat ratusan triliun rupiah dari pengurangan impor BBM.
“Dengan potensi penghematan hingga Rp500 triliun, setiap kabupaten bisa mendapatkan sekitar Rp1 triliun untuk pembangunan lokal,” ujarnya.
Prabowo menekankan bahwa kombinasi energi terbarukan dan sumber bahan bakar lokal akan mendukung kemandirian energi dan mendorong pertumbuhan ekonomi di setiap daerah, termasuk Papua.
