Pintasan.coPresiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kunjungan kerja ke luar negeri yang dilakukannya bertujuan untuk melindungi kepentingan rakyat Indonesia, terutama dalam menjaga serta membuka peluang lapangan kerja.

“Saya jalan-jalan (kunjungan kerja luar negeri) untuk menjaga rakyat saya. Untuk menjaga apa? Lapangan kerja,” kata Prabowo baru-baru ini, sebagaimana diunggah akun Instagram Kementerian Sekretariat Negara (@kemensetneg.ri), Kamis.

Ia menjelaskan, meskipun para menteri telah menjalankan tugas diplomasi dan kerja sama internasional, terdapat sejumlah agenda strategis yang memerlukan kehadiran langsung kepala negara, khususnya dalam proses negosiasi tingkat tinggi.

“Saya kalau enggak lobi, tentunya menteri-menteri yang kerja, namun di ujungnya saya harus datang. Ada hal-hal yang penting harus deal langsung,” ucapnya

Menurut Prabowo, peran presiden dalam diplomasi tidak hanya sebagai simbol negara, tetapi juga sebagai pengambil keputusan akhir dalam kesepakatan penting dengan mitra internasional.

Selain itu, ia menekankan pentingnya membangun posisi tawar yang kuat dalam setiap hubungan antarnegara. Hal ini dinilai krusial agar Indonesia mampu menjaga kepentingan nasional di tengah dinamika global yang terus berkembang.

“Dalam setiap hubungan memang harus ada posisi tawar, harus dari posisi kuat. Nah, itu yang sedang kita kerjakan sekarang,” kata Presiden.

Baca Juga :  Erick Thohir: Peringkat FIFA Indonesia Terus Meningkat, Kini di Posisi 125