Pintasan.co, Luwu Timur – Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulsel dan TP PKK Sulsel.

Rakerda turut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman; Ketua TP PKK Provinsi Sulsel; para Ketua TP PKK kabupaten/kota se-Sulsel; serta sejumlah pimpinan OPD terkait.

Forum ini digelar untuk menyelaraskan arah Gerakan PKK lima tahun ke depan (2025–2029), mengacu pada hasil Rakernas X PKK 2025, RPJMN, serta RPJMD di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Kepala Dinas PMD Sulsel, Muhammad Saleh, dalam laporannya menuturkan bahwa Rakerda merupakan langkah penting untuk memperkuat kerja sama antara PKK dan pemerintah daerah dalam mendukung agenda pembangunan.

Ketua TP PKK Sulsel, Naoemi Octarina, juga menegaskan bahwa Gerakan PKK memiliki peran strategis dalam RPJMD Sulsel 2025–2029.

“Kami ingin Rakerda tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi ruang untuk merumuskan program yang selaras, relevan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar peran PKK terus diperkuat. “PKK harus hadir dan bekerja secara nyata, bukan sekadar hadir secara formal atau sekadar menghabiskan anggaran,” tegasnya.

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menambahkan pentingnya peningkatan koordinasi antara PKK kabupaten/kota dan OPD masing-masing.

“Saya berharap kabupaten/kota lebih aktif bersinergi dengan OPD untuk mendukung program prioritas. Kita perlu mengevaluasi apa yang sudah berjalan dan apa yang perlu ditingkatkan, sambil memberikan apresiasi bagi capaian positif yang telah diraih,” jelasnya.

Usai pembukaan, Rakerda dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Kepala Bappelitbangda Provinsi Sulsel dan Kadis PMD Sulsel mengenai arah kebijakan pembangunan serta penguatan peran PKK dalam pemberdayaan masyarakat.

Ketua TP PKK Luwu Timur, dr. Ani Nurbani Irwan, yang turut hadir, menilai bahwa Rakerda menjadi wadah penting bagi seluruh kabupaten/kota untuk menyatukan persepsi dan memperkuat komitmen dalam menjalankan program PKK.

“Kami datang membawa semangat perubahan. Arahan dari tingkat provinsi dan pusat akan kami sesuaikan dengan program kerja di daerah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah.

“Kami siap memperkuat koordinasi dengan OPD serta menguatkan gerakan PKK mulai dari desa, karena di sanalah pelayanan dan pemberdayaan masyarakat dilakukan secara langsung,” imbuhnya.

Pintasan.co, Luwu Timur – Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2025 di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar, pada Selasa–Kamis, 2–4 Desember 2025.

Baca Juga :  Geram Truk Besar Melintas Pekalongan-Batang, Rizal Bawazier: Sebabkan Kerusakan Jalan dan Meningkatkan Risiko Kecelakaan

Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulsel dan TP PKK Sulsel.

Rakerda turut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman; Ketua TP PKK Provinsi Sulsel; para Ketua TP PKK kabupaten/kota se-Sulsel; serta sejumlah pimpinan OPD terkait.

Forum ini digelar untuk menyelaraskan arah Gerakan PKK lima tahun ke depan (2025–2029), mengacu pada hasil Rakernas X PKK 2025, RPJMN, serta RPJMD di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Kepala Dinas PMD Sulsel, Muhammad Saleh, dalam laporannya menuturkan bahwa Rakerda merupakan langkah penting untuk memperkuat kerja sama antara PKK dan pemerintah daerah dalam mendukung agenda pembangunan.

Ketua TP PKK Sulsel, Naoemi Octarina, juga menegaskan bahwa Gerakan PKK memiliki peran strategis dalam RPJMD Sulsel 2025–2029.

“Kami ingin Rakerda tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi ruang untuk merumuskan program yang selaras, relevan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar peran PKK terus diperkuat. “PKK harus hadir dan bekerja secara nyata, bukan sekadar hadir secara formal atau sekadar menghabiskan anggaran,” tegasnya.

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menambahkan pentingnya peningkatan koordinasi antara PKK kabupaten/kota dan OPD masing-masing.

“Saya berharap kabupaten/kota lebih aktif bersinergi dengan OPD untuk mendukung program prioritas. Kita perlu mengevaluasi apa yang sudah berjalan dan apa yang perlu ditingkatkan, sambil memberikan apresiasi bagi capaian positif yang telah diraih,” jelasnya.

Usai pembukaan, Rakerda dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Kepala Bappelitbangda Provinsi Sulsel dan Kadis PMD Sulsel mengenai arah kebijakan pembangunan serta penguatan peran PKK dalam pemberdayaan masyarakat.

Ketua TP PKK Luwu Timur, dr. Ani Nurbani Irwan, yang turut hadir, menilai bahwa Rakerda menjadi wadah penting bagi seluruh kabupaten/kota untuk menyatukan persepsi dan memperkuat komitmen dalam menjalankan program PKK.

“Kami datang membawa semangat perubahan. Arahan dari tingkat provinsi dan pusat akan kami sesuaikan dengan program kerja di daerah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah daerah.

“Kami siap memperkuat koordinasi dengan OPD serta menguatkan gerakan PKK mulai dari desa, karena di sanalah pelayanan dan pemberdayaan masyarakat dilakukan secara langsung,” imbuhnya.