Pintasan.co, Jember – Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Jember. Gus Fawait, menyebut laporan ekonomi Jember tumbuh sangat positif, meningkat secara signifikan selama setahun terakhir.
“Alhamdulillah pertumbuhan ekonomi Jember berada di angka 5,47 persen,” kata Gus Fawait dalam paparannya di DPRD Jember, Selasa (31/3/2026).
Gus Fawait menegaskan pencapaian pembangunan di Jember tahun 2025 menunjukkan tren positif di berbagai sektor strategis, bukan hanya dari segi ekonomi, tetapi juga dari segi sosial, hingga tata kelola pemerintahan.
“Capaian ini adalah hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat. Ini menjadi fondasi kuat untuk membawa Jember naik ke level berikutnya,” tegasnya.
Pencapaian nyata kinerja perekonomian Kabupaten Jember pada tahun 2025 yaitu pertumbuhan ekonomi mencapai 5,47 persen, tertinggi dalam lima tahun terakhir dan melampaui capaian Jawa Timur maupun nasional.
Pendapatan Asli Daerah (PAD), kata Gus Fawait melonjak drastis 135% hingga menyentuh angka 1,58 Triliun dibanding PAD pada tahun sebelumnya hanya sebesar Rp 774,16 miliar.
“Kondisi ini dicapai tanpa menaikkan retribusi dan pajak daerah. Hal ini menunjukkan bahwa Jember sedang berlari kencang menuju kemandirian fiskal,” jelasnya.
Sejalan dengan itu, nilai investasi pun mengalami lonjakan yang signifikan sebesar 70,2%, dari Rp 1,51 triliun pada tahun 2024 menjadi Rp 2,57 triliun pada tahun 2025, bahkan melampaui target RPJMD sebesar 139%. Realisasi ini turut mendorong penyerapan tenaga kerja hingga hampir 10 ribu orang.
“LKPJ ini sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah sekaligus refleksi kinerja tahun pertama masa kepemimpinan kami di Jember,” katanya.
