Pintasan.co – Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama mencatatkan sejarah dengan meraih podium ketiga pada ajang Moto3 Brasil 2026 yang berlangsung di Autódromo Internacional Ayrton Senna, Minggu malam WIB.

Pembalap dari Honda Team Asia tersebut menjadi rider Indonesia pertama yang mampu naik podium di ajang Grand Prix. Ia finis di posisi ketiga, di belakang dua pembalap CFMoto Gaviota Aspar Team, yakni Maximo Quiles dan Marco Morelli.

“Luar biasa. Saya sempat kesulitan sebelum bendera merah dikibarkan, tetapi ini menjadi pencapaian terbesar saya sejauh ini,” ujar Veda dalam wawancara usai balapan.

Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan yang mengalir dari Tanah Air. “Saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia, sponsor, serta keluarga yang menyaksikan dari Indonesia. Ini sungguh luar biasa,” katanya.

Dalam jalannya lomba, Veda yang старт dari posisi keempat langsung menunjukkan performa kompetitif dengan naik ke posisi tiga pada lap awal. Namun, persaingan ketat membuatnya sempat bersenggolan dengan pembalap lain hingga turun ke posisi tujuh.

Tekanan terus berlanjut ketika posisinya sempat merosot hingga peringkat 10. Momentum berbalik setelah pimpinan lomba David Almansa dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP terjatuh, yang kemudian membuka peluang bagi Veda untuk kembali merangsek ke depan.

Di sisi lain, Quiles berhasil mengambil alih pimpinan balapan dan sempat unggul hingga empat detik dari para pesaingnya. Meski demikian, Veda mampu menjaga konsistensi hingga garis finis dan mengunci posisi ketiga, sekaligus menorehkan sejarah baru bagi dunia balap motor Indonesia.

Baca Juga :  Persiapan Singkat, Persib Bandung Waspadai Perlawanan Madura United di GBLA