Pintasan.co, Gowa – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, memberikan tanggapan terkait informasi tentang seorang pasien dari Kabupaten Gowa yang tengah menderita sakit parah dan memerlukan perawatan medis.

Dalam pernyataannya di Makassar pada hari Sabtu, Fatmawati mengungkapkan bahwa ia telah mengirimkan tim untuk memeriksa kondisi warga tersebut dan memberikan bantuan langsung.

“Tim saya sudah turun kemarin untuk memeriksa keadaan di sana dan memberikan bantuan,” ujar Fatmawati.

Dia juga menyatakan telah berkoordinasi dengan Bupati Gowa, Husniah Talenrang, untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi warganya yang viral di media sosial setelah dikabarkan tidak mendapatkan pertolongan medis.

“Saya sudah menghubungi Ibu Bupati (Husniah Talenrang) secara langsung. Diketahui, orang tersebut adalah penerima Program Keluarga Harapan (PKH), dan pihak Dinas Sosial serta Dinas Kesehatan sudah turun tangan melakukan evakuasi,” tambahnya.

Sebelumnya, sebuah video viral memperlihatkan seorang wanita paruh baya yang tinggal di Borong Karamasa, Desa Toddotoa, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, yang mengalami kondisi kulit yang parah di seluruh tubuhnya.

Wanita tersebut tampak sangat kesakitan dan hanya bisa berbaring di kasur dengan mengenakan daster, sementara kulitnya terlihat keriput hingga wajah.

Keterangan mengenai kondisi wanita tersebut diunggah oleh akun media sosial @takalarinfo dan @gowainformasi, yang menyebutkan bahwa korban, yang tinggal bersama ibunya yang juga sakit parah, tidak mendapatkan bantuan dari Dinas Sosial Gowa.

“Miris, warga Gowa yang sakit keras dibiarkan tanpa bantuan sedikit pun dari Dinsos Gowa. Ada apa?” tulis admin dalam unggahan tersebut.

Selain itu, ada dugaan bahwa kepala desa dan ketua RT setempat tidak memberikan perhatian atau pelayanan yang seharusnya kepada warga yang sedang membutuhkan pertolongan medis.

Baca Juga :  Cacha Frederica Kesal Bau Tak Sedap Dekat Rumdin Bupati Kendal: Saling Menyalahkan Tak akan Selesai

Dalam video berdurasi lebih dari satu menit tersebut, tidak tampak adanya petugas kesehatan yang memeriksa kondisi korban.