Pintasan.co, Luwu Timur – Hujan yang turun di halaman Rumah Jabatan Camat Mangkutana pada Minggu sore (8/3/2026) menambah suasana khidmat dalam pelaksanaan Safari Ramadan hari ke-8 Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Meski cuaca kurang bersahabat, masyarakat tetap bertahan mengikuti kegiatan tersebut hingga selesai.
Sejak sore hari, warga mulai berdatangan ke lokasi kegiatan. Mereka duduk rapi di bawah tenda yang telah disiapkan panitia sambil menunggu dimulainya rangkaian acara Safari Ramadan yang menjadi agenda rutin tahunan pemerintah daerah.
Hujan yang sesekali turun tidak menyurutkan antusiasme masyarakat. Suasana tetap berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, menjadikan kegiatan ini sebagai momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler hadir langsung di tengah masyarakat untuk mengikuti rangkaian kegiatan. Sementara itu, Sekretaris Daerah Luwu Timur, Dr. Ramadhan Pirade mewakili Bupati Luwu Timur membacakan sambutan resmi pemerintah daerah.
Kegiatan Safari Ramadan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Luwu Timur, anggota DPRD, para Asisten dan Staf Ahli, para kepala OPD, Camat Mangkutana Darmawati, para kepala desa, ketua BPD, serta masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Mangkutana.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pengukuhan Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan Mangkutana oleh Ketua Harian LPTQ Luwu Timur, Jihadin Peruge. Pengukuhan tersebut diharapkan dapat memperkuat peran LPTQ dalam membina dan mengembangkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
Selain pengukuhan pengurus LPTQ, kegiatan Safari Ramadan juga diisi dengan berbagai bentuk kepedulian sosial dari pemerintah daerah. Dalam kesempatan tersebut dilakukan penyerahan santunan kepada anak yatim, pembagian paket sembako dari Baznas Luwu Timur, serta bantuan program bedah rumah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dalam sambutan Bupati Luwu Timur yang dibacakan oleh Sekda Ramadhan Pirade, pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta mempererat hubungan antar sesama.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan ekonomi semata, tetapi juga dari kekuatan nilai spiritual yang tumbuh di tengah kehidupan masyarakat.
“Kami ingin Kabupaten Luwu Timur menjadi daerah yang bukan hanya maju secara pembangunan, tetapi juga kuat secara spiritual. Daerah yang bukan hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga hidup dalam nilai-nilai keadilan, kepedulian, dan kemanusiaan,” ungkap Sekda.
Lebih lanjut, Dr. Ramadhan Pirade mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan meningkatkan kepedulian sosial dengan saling membantu, saling menguatkan, serta menjaga kerukunan di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Kami percaya, dengan kebersamaan dan doa masyarakat, setiap langkah yang kita tempuh akan semakin baik dan membawa keberkahan bagi daerah ini,” tandasnya.
Safari Ramadan ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Luwu Timur yang lebih maju dan penuh keberkahan.
