Pintasan.co, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengawali aktivitas awal tahun 2026 dengan melakukan kunjungan ke wilayah terdampak bencana di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).

Agenda utama kunjungan tersebut adalah meninjau langsung pembangunan hunian sementara (huntara) yang diperuntukkan bagi warga terdampak dan dibangun atas instruksi Presiden melalui Danantara.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebelumnya mengungkapkan rencana kunjungan tersebut pada Rabu (31/12/2025).

Ia menyampaikan bahwa Presiden ingin memastikan progres pembangunan huntara yang ditargetkan mencapai ratusan unit.

“Besok pagi ke Aceh Tamiang untuk melihat hunian sementara yang dibangun Danantara atas arahan Bapak Presiden. Targetnya sekitar 500 hingga 600 unit, insyaallah sudah terwujud, besok akan dicek langsung,” ujar Teddy saat berada di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Sebelum bertolak ke Aceh Tamiang, Presiden Prabowo menghabiskan malam pergantian tahun di Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, bersama para korban bencana.

Presiden bermalam di lokasi pengungsian usai menjalani rangkaian kegiatan di wilayah tersebut.

Teddy menjelaskan, pada malam tahun baru Presiden berinteraksi langsung dengan warga pengungsi.

“Pak Presiden menginap di Tapanuli Selatan, makan malam bersama warga, bersalaman, dan menonton film layar tancap bersama masyarakat,” tuturnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut berlangsung sekitar pukul 19.00 hingga 21.00 WIB dan dilaksanakan di area pengungsian khusus bagi korban bencana.

Dalam kunjungan kerjanya di Tapanuli Selatan pada Rabu (31/12/2025), Presiden Prabowo juga meninjau jembatan bailey di Sungai Garago, serta mengunjungi posko pengungsian dan posko kesehatan untuk memastikan para korban banjir mendapatkan layanan yang memadai.

Baca Juga :  Sahroni Beberkan Respons NasDem Soal Usulan Koalisi Permanen yang Disampaikan Bahlil di Hadapan Presiden Prabowo