Pintasan.co, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperkuat penegakan hukum di sektor ekonomi pada 2026. Ia menyatakan negara kini berada dalam posisi yang semakin kuat untuk menertibkan aktivitas perekonomian dan menindak tegas pihak-pihak yang melanggar hukum.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghabiskan malam pergantian tahun bersama masyarakat dan pengungsi korban banjir bandang di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
“Kita hadapi dengan penuh semangat dan optimisme. Negara kita akan semakin kuat, dan kita akan bertindak tegas kepada semua perusahaan, semua pihak, yang melanggar akan kita tertibkan semuanya,” ujar Prabowo.
Presiden menegaskan pemerintah tidak akan ragu mencabut izin usaha perusahaan yang tidak patuh terhadap hukum dan undang-undang.
“Yang tidak patuh kepada hukum dan UU akan kita cabut izinnya. Kita tidak akan ragu-ragu bertindak kepentingan bangsa kepentingan negara dan terutama kepentingan rakyat kita,” tegasnya.
Prabowo menambahkan, seluruh kebijakan dan program pemerintah diarahkan untuk memperbaiki kehidupan masyarakat, khususnya melalui kebangkitan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. “Saya tegaskan kembali bahwa semua program kita semua, strategi kita semua adalah untuk memperbaiki kehidupan rakyat kita. Kita ingin ekonomi kita bangkit, lapangan kerja kita tambah ya,” pungkas Prabowo.
