Pintasan.co – Pemerintah Iran dikabarkan akan menentukan langkah lanjutan dalam perundingan dengan Amerika Serikat setelah kunjungan delegasi Pakistan ke Teheran.

Laporan kantor berita Tasnim menyebutkan, keputusan terkait putaran negosiasi berikutnya akan diambil usai proses mediasi yang dilakukan delegasi Pakistan. Kunjungan tersebut dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan, Asim Munir, yang tiba di Teheran pada Rabu (15/4).

Pakistan disebut berperan sebagai mediator dalam upaya mempertemukan kedua pihak di tengah ketegangan yang masih berlangsung. Dalam laporan tersebut juga disebutkan bahwa perkembangan situasi di kawasan, termasuk potensi gencatan senjata di Lebanon, dapat menjadi sinyal positif bagi Iran untuk melanjutkan dialog.

Namun demikian, Iran menegaskan bahwa Amerika Serikat perlu mematuhi “kerangka negosiasi yang wajar” sebagai syarat untuk melanjutkan perundingan.

Sebelumnya, kedua negara telah memulai perundingan di Islamabad pada Sabtu (11/4), menyusul pengumuman Presiden AS Donald Trump terkait kesepakatan awal mengenai gencatan senjata selama dua pekan.

Meski demikian, pembicaraan tersebut belum membuahkan hasil. Wakil Presiden AS J.D. Vance menyatakan bahwa negosiasi berakhir tanpa kesepakatan, sehingga delegasi AS kembali ke negaranya.

Situasi ini menunjukkan bahwa proses diplomasi antara Iran dan Amerika Serikat masih menghadapi tantangan besar, dengan berbagai faktor geopolitik kawasan yang turut memengaruhi arah perundingan ke depan.

Baca Juga :  Trump Ancam Terapkan Tarif 50% Jika China Tidak Batalkan Kenaikan Tarif