Pintasan.co, Probolinggo – Seorang pria yang diduga hendak mencuri sepeda motor di salah satu rumah warga berhasil diamankan warga. Kejadian ini berlokasi di Dusun Janti, Desa Sentul, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, Rabu (22/4/2026) malam.

Peristiwa itu sempat memicu ketegangan dan berujung aksi pengeroyokan sebelum akhirnya petugas kepolisian turun tangan. Untuk menghimbau agar warga tidak main hakim sendiri.

Kejadian bermula sekitar pukul 21.15 WIB di halaman rumah pelapor. Saat itu, pemilik rumah memergoki seorang pria mencurigakan mengenakan jaket hitam bercorak putih duduk di teras rumah. Pria tersebut diduga mengamati kondisi di dalam rumah melalui jendela ruang tamu.

Tak lama kemudian, pria itu berpindah ke area kamar mandi luar di sisi barat rumah dan kembali mengintip ke dalam rumah, kali ini mengarah ke dapur yang berdinding anyaman bambu.

Dari gerak – gerik pria yang mencurigakan, pemilik rumah juga merasa terancam, kemudian pemilik rumah segera menghubungi perangkat desa. Warga bersama aparat desa kemudian mendatangi lokasi dan melakukan pencarian terhadap pria tersebut.

Terduga pelaku akhirnya ditemukan bersembunyi di area persawahan tak jauh dari rumah pelapor. Namun situasi berubah memanas ketika warga yang tersulut emosi langsung menghakimi pria itu secara beramai-ramai dan menyeretnya ke salah satu rumah warga.

Di hadapan warga, pria tersebut sempat mengaku hendak mencuri sepeda motor jenis Honda Supra X milik salah satu warga. Ia juga mengaku telah membuang alat berupa kunci T ke area persawahan saat berusaha melarikan diri.

Sekitar pukul 22.00 WIB, petugas kepolisian menerima laporan resmi dan segera menuju lokasi kejadian. Saat tiba, aparat mendapati suasana masih tegang akibat amuk massa.

Baca Juga :  Sembahyang Imlek dengan Khidmat di Klenteng Tri Dharma Kota Probolinggo

Kanit Reskrim Polsek Gading, Aipda Romli mengatakan, pihaknya langsung mengambil langkah cepat untuk mengamankan situasi dan mengevakuasi pria tersebut agar tidak main hakim sendiri.

“Kami segera mengevakuasi terduga pelaku dari lokasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, karena saat itu massa masih cukup emosional,” jelasnya saat dikonfirmasi, Kamis (23/4/2026).

Setelah dievakuasi petugas kepolisian, kemudian pria tersebut kemudian dilarikan ke Puskesmas Wangkal untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka-luka yang dideritanya, terutama di bagian wajah.

Namun, kondisinya dilaporkan cukup serius. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, yang bersangkutan mengalami cedera otak berat sehingga harus dirujuk ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan untuk penanganan lanjutan.

“Saat ini yang bersangkutan masih belum sadarkan diri, sehingga belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut,” tambah Aipda Romli.

Dari hasil penyelidikan sementara, pria itu diketahui bernama Moh Ribut (28), warga Desa Plaosan, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Ia sehari-hari bekerja sebagai petani.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman kasus, termasuk mencari barang bukti berupa kunci T yang diduga dibuang di area persawahan.

Polisi juga telah mengamankan satu unit sepeda motor milik pria tersebut pasca kejadian. Polisi selalu mengimbau kepada masyarakat agar tidak main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat berwenang.