Pintasan.co, Jakarta – Dalam upaya menjaga keamanan ibu kota serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat, Polsek Metro Penjaringan kembali menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Minggu malam, 26 April 2026, pukul 23.00 WIB.

Kegiatan patroli skala kewilayahan tersebut dilaksanakan di sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Metro Penjaringan, dengan fokus pencegahan aksi tawuran, balap liar, geng motor, begal, hingga kejahatan jalanan lainnya.

Sebanyak 10 personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut dengan menggunakan satu unit mobil patroli, dipimpin langsung oleh Pawas Iptu Arief Widyantoro, SE, MH.

Adapun lokasi yang menjadi sasaran patroli antara lain kawasan Rusun Muara Baru, Pluit Timur, Pos Pam Muara Baru, Pos Pam Tawuran Kertajaya, serta Pos Pam Tawuran Gedong Panjang. Titik-titik tersebut dinilai rawan menjadi tempat berkumpulnya remaja yang berpotensi melakukan tawuran maupun lokasi yang kerap dilintasi kelompok motor.

Patroli bergerak menyusuri rute Pluit Raya Selatan, Muara Baru Raya, Pluit Timur, Pluit Raya, Jembatan Tiga, Bandengan Selatan, Bandengan Utara, Kertajaya, Gedong Panjang, dan kembali ke Pluit Raya Selatan.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan patroli secara hunting system dengan menyisir lokasi rawan serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.

Hasil patroli menunjukkan situasi wilayah terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa ditemukan adanya gangguan menonjol.

Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agta Bhuwana Putra, S.IK., M.A.P. menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah.

“KRYD ini kami laksanakan secara konsisten untuk menutup ruang gerak pelaku kejahatan, mencegah tawuran, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Penjaringan,” ujar Kapolsek.

Melalui kegiatan ini, Polsek Metro Penjaringan terus menunjukkan keseriusannya dalam menekan angka kriminalitas serta menjaga Jakarta tetap aman, khususnya di wilayah Jakarta Utara.

Baca Juga :  Sertifikat Ratusan Hektar Perairan Laut di Cirewang Subang Tuai Kontroversi, Begini Penjelasan Kepala BPN Subang!