Pintasan.co, Jombang – Hubungan dua pelajar berinisial M (17) dan P (15) sudah melampaui batas. P melahirkan sendiri bayi perempuan di Kecamatan Sumobito, Jombang. Saat itu M dan P lantas membuang bayi hasil hubungan pranikah itu di teras rumah warga.

M dan P pacaran sejak sama-sama duduk di bangku jenjang SMP. Keduanya lantas bertunangan pada Desember 2024. Sejak tunangan, M yang kini berstatus siswa kelas XI SMK di Kecamatan Mojoagung, mengaku lebih dari 30 kali bersetubuh dengan pacarnya tersebut.

Pada Oktober 2025, P telat datang bulan karena berbadan dua. Siswi kelas IX jenjang SMP di Kecamatan Jogoroto, Jombang ini menyembunyikan kehamilannya dari orang tuanya. Sampai tiba waktu persalinannya pada Minggu (17/5) tengah malam.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander mengungkapkan, P melahirkan buah hatinya hanya dibantu M. Mereka melakukannya di belakang rumah paman P hanya berbekal sarung sebagai alas.

“Di belakang rumah pamannya, P menggelar sarung tersebut dan melahirkan bayinya didampingi oleh M,” jelas Dimas, Selasa (19/5/2026).

Selanjutnya, M dan P menyelimuti bayi perempuannya dengan kain putih. Menurut Dimas, awalnya mereka berniat menaruh bayi tersebut di panti asuhan Kecamatan Peterongan, Jombang. Namun, sejoli pelajar itu mengurungkan niatnya karena panti asuhan yang mereka tuju dilengkapi CCTV.

“Mereka melihat ada CCTV sehingga membatalkan niatnya tersebut, lalu mereka keliling mencari rumah warga yang dirasa aman,” tambahnya.

M dan P akhirnya memutuskan membuang bayinya di teras rumah Kasdolah (45), warga Dusun Beji, Desa Sawiji, Jogoroto, Jombang pada Senin (18/5) sekitar pukul 00.15 WIB. Sekitar 15 menit kemudian, Kasdolah terbangun karena mendengar suara tangisan bayi.

Anggota Polsek Jogoroto bersama tim medis dari Puskesmas Mayangan pun ke lokasi setelah menerima laporan dari Kepala Dusun Beji. Bayi perempuan yang baru dilahirkan itu lantas dirawat di Puskesmas Mayangan.

Baca Juga :  Ruang Kelas SDN Karangpakis 2 Jombang Memprihatinkan

Pagi harinya sekitar pukul 10.30 WIB, P yang ditemani orang tuanya mencari bayi tersebut. Sehingga diarahkan warga ke Puskesmas Mayangan. Selanjutnya, P menjalani perawatan pasca persalinan di puskesmas yang sama.

Dari situlah terungkap kalau bayi perempuan yang ditemukan di teras rumah Kasdolah merupakan buah hati P dengan pacarnya, M. Kasus ini lantas diambil alih Unit PPA Satreskrim Polres Jombang.