Pintasan.co, Sampang – Seorang pedagang sayur keliling nyaris menjadi sasaran amuk warga di Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang. Pria asal Kedungdung tersebut ditangkap massa lantaran diduga melakukan perbuatan asusila terhadap seorang gadis yang memiliki keterbatasan mental.

Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya insiden penangkapan tersebut. Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Sampang untuk menjalani pemeriksaan intensif.

“Masih dalam proses penyelidikan. Kami masih perlu memeriksa saksi-saksi dan juga meminta keterangan saksi ahli,” ujar Eko saat dikonfirmasi, Jumat (29/5/2026).

Sementara itu, berdasarkan keterangan yang dihimpun dari tokoh masyarakat setempat, Mukit, menceritakan bahwa penangkapan bermula ketika keluarga korban menerima aduan dari korban terkait tindakan pencabulan yang dialaminya. Warga dan pihak keluarga kemudian sengaja mencegat terduga pelaku saat ia sedang menjajakan dagangannya di desa setempat.

“Dia (pedagang sayur) sudah ditunggu oleh keluarga korban setelah korban mengadu. Begitu lewat, langsung dicegat dan diinterogasi di salah satu rumah keluarga korban mengenai dugaan pencabulan itu,” kata Mukit.

Mukit menceritakan situasi sempat memanas di lokasi penangkapan dan warga yang berkumpul mulai tersulut emosi setelah mendengar pengakuan dari terduga pelaku. Beruntung, aksi main hakim sendiri berhasil dicegah setelah tokoh masyarakat menenangkan massa.

“Karena massa terlihat makin emosi, saya langsung mengingatkan warga agar tidak main hakim sendiri,” tambahnya.

Tidak lama setelah diinterogasi warga, sejumlah personel kepolisian tiba di lokasi untuk mengamankan situasi. Terduga pelaku langsung dibawa keluar dari pemukiman warga demi keselamatan dirinya. Dan terduga pelaku tersebut berhasil diamankan petugas guna penyelidikan lebih lanjut.

“Terduga pelaku sudah diserahkan ke anggota Polsek Robatal untuk kemudian dibawa ke Mapolres Sampang agar diproses sesuai hukum yang berlaku,” pungkas Mukit.

Baca Juga :  DSDABM Kota Bandung Kebut Perbaikan 22 Ruas Jalan, Ditargetkan Selesai Pertengahan Desember 2025