Pintasan.co, Malili – Kabupaten Luwu Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan olahraga otomotif dengan menggelar Bupati Cup II Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Selatan Putaran I Tahun 2026. Ajang balap motor bergengsi tersebut resmi dibuka di Sirkuit Taman Sayang Malili, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Sabtu (30/5/2026).
Pembukaan kejuaraan dilakukan langsung oleh Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam. Event ini menjadi salah satu agenda olahraga terbesar di wilayah Sulawesi Selatan dengan melibatkan ratusan pembalap dari berbagai daerah.
Kejuaraan tahun ini semakin istimewa dengan hadirnya pembalap tingkat Asia asal Luwu Timur, M. Badly Ayatullah Massorong. Kehadirannya mendapat sambutan hangat dari para peserta dan penonton yang memadati area sirkuit.
Dalam sambutannya, Bupati Irwan Bachri Syam menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut, mulai dari panitia, aparat keamanan, hingga IMI Sulawesi Selatan.
Ia juga mengungkapkan komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk terus meningkatkan fasilitas olahraga otomotif, termasuk rencana pembangunan sirkuit permanen di daerah tersebut.
“Selaku Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia penyelenggara, tim keamanan, dan terutama atas dukungan penuh dari IMI Sulsel. Kami berharap penyelenggaraan event yang sama tahun depan sudah bisa menggunakan sirkuit permanen,” ujar Irwan.
Rencana pembangunan sirkuit permanen tersebut dinilai sejalan dengan target besar Luwu Timur dalam pengembangan olahraga daerah. Ketua Harian KONI Sulawesi Selatan, Ir. H. Abdul Chalik Suang, menyebut Luwu Timur saat ini telah ditetapkan sebagai calon tunggal tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIX Sulawesi Selatan tahun 2030.
Menurutnya, keberadaan sarana olahraga yang memadai akan menjadi faktor penting dalam mendukung kesuksesan penyelenggaraan Porprov sekaligus pembinaan atlet daerah.
“Sebagai calon tunggal pelaksanaan Porprov XIX nantinya, saya berharap Luwu Timur mampu melahirkan atlet-atlet profesional dan kompeten, dimulai dari momentum Kejurprov Road Race IMI Sulsel 2026 hari ini,” kata Abdul Chalik.
Ia menambahkan bahwa kejuaraan resmi seperti Kejurprov memiliki peran strategis dalam menjaring talenta muda yang berpotensi berkembang hingga ke tingkat nasional dan internasional. Selain itu, kompetisi tersebut juga menjadi sarana positif untuk mengurangi praktik balapan liar yang masih sering terjadi di jalan raya.
Sementara itu, Ketua IMI Luwu Timur sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Hardiansyah, mengatakan bahwa penyelenggaraan kejuaraan ini bertujuan memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan kemampuan mereka secara aman dan profesional.
“Tujuan utama kami adalah menyediakan wadah prestasi bagi generasi muda. Kami ingin memberikan ruang yang aman dan legal bagi para pembalap muda untuk meraih prestasi di jalur yang resmi,” ujarnya.
Kejurprov IMI Sulsel Putaran I Tahun 2026 berlangsung selama dua hari, yakni 30 hingga 31 Mei 2026. Sebanyak 220 starter ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Peserta tidak hanya berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan, tetapi juga datang dari Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, hingga Jawa Timur. Tingginya partisipasi pembalap menunjukkan semakin besarnya daya tarik Luwu Timur sebagai salah satu pusat kegiatan olahraga otomotif di kawasan Indonesia Timur.
Acara pembukaan turut dihadiri Ketua DPRD Luwu Timur Ober Datte, unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, Ketua KONI Luwu Timur Herawan Raditya, serta ratusan pembalap dan ofisial tim yang siap bersaing memperebutkan podium juara. (fir/ikp-humas/kominfo-sp)
