Pintasan.co, Malili – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur resmi meluncurkan dua gerakan sosial baru yang bertujuan memperkuat keterlibatan ayah dalam proses pendidikan dan pengasuhan anak. Dua program tersebut adalah Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah (GEMAR) dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS).

Kebijakan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Bupati Luwu Timur Nomor: 400.13/149/VI/2026/DPPKB yang ditetapkan di Malili pada 22 Juni 2026 oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam.

Peluncuran kedua gerakan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN serta surat Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan terkait dukungan penguatan peran ayah dalam keluarga.

Melalui surat edaran tersebut, Bupati Irwan menginstruksikan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala satuan pendidikan, dan camat se-Kabupaten Luwu Timur untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan pelaksanaan GEMAR dan GAMAS.

Selain itu, seluruh instansi terkait juga diminta melakukan sosialisasi secara luas melalui berbagai saluran komunikasi, baik media cetak, media elektronik, maupun platform digital pemerintah.

Program ini ditujukan kepada para ayah atau wali laki-laki yang memiliki anak usia sekolah agar terlibat langsung dalam momen penting pendidikan anak, seperti pengambilan rapor dan hari pertama masuk sekolah.

Pendampingan dilakukan sesuai jadwal yang ditetapkan masing-masing satuan pendidikan.

Bagi ayah yang berhalangan hadir, kehadiran dapat diwakilkan oleh anggota keluarga laki-laki lainnya, seperti saudara laki-laki, paman, atau kakek.

Dalam upaya mendukung implementasi program tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur juga memberikan dispensasi khusus bagi aparatur sipil negara (ASN) yang mengikuti kegiatan GEMAR dan GAMAS.

Kelonggaran tersebut berupa dispensasi keterlambatan masuk kerja bagi ASN yang mengantar anak ke sekolah atau mengambil rapor, dengan tetap menyesuaikan ketentuan yang berlaku di masing-masing instansi.

Baca Juga :  Tertibkan Pemanfaatan Kawasan Hutan, Pemkab Luwu Timur Gelar Rakor Bersama Satgas PKH

Pemerintah daerah juga mendorong masyarakat dan instansi terkait untuk mendokumentasikan pelaksanaan kegiatan melalui foto, video, maupun testimoni.

Dokumentasi tersebut dapat dipublikasikan melalui akun media sosial pribadi maupun akun resmi instansi pemerintah sebagai bentuk kampanye positif mengenai pentingnya keterlibatan ayah dalam tumbuh kembang anak.

Selain itu, Pemkab Luwu Timur telah menyediakan kanal pelaporan khusus untuk mendokumentasikan pelaksanaan program di seluruh wilayah.

Bupati Irwan berharap GEMAR dan GAMAS dapat memperkuat sinergi antara keluarga dan sekolah dalam mendukung pendidikan anak serta membangun generasi yang lebih berkualitas di masa depan.

Melalui keterlibatan aktif ayah dalam kehidupan pendidikan anak, pemerintah daerah optimistis hubungan emosional dalam keluarga akan semakin kuat, sekaligus memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter dan prestasi anak di lingkungan sekolah.