Pintasan.co, Malang – Anggota DPR RI Komisi VII dari Fraksi Partai Gerindra, Maruf Mubarok, bersama Wakil Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Chusni Mubarok Wahid, melakukan kunjungan kerja ke Kompleks Pergudangan BULOG Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.

Dalam kunjungan tersebut, keduanya meninjau langsung kondisi gudang milik Perum BULOG yang tampak hampir penuh oleh beras hasil serapan dari petani lokal.

Maruf Mubarok atau yang akrab disapa Gus Mamak menyampaikan bahwa kondisi tersebut menjadi indikator positif keberhasilan program penyerapan gabah di tingkat petani.

“Ini bukan sekadar angka. Kami melihat langsung gudang BULOG terisi penuh oleh beras hasil panen petani Kabupaten Malang. Ini bukti nyata penyerapan berjalan optimal dan swasembada pangan mulai terwujud,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kebijakan pembelian Gabah Kering Panen (GKP) sebesar Rp6.500 per kilogram memberikan dampak signifikan terhadap stabilitas harga di tingkat petani, sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Kami mengapresiasi kerja BULOG bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, PPL, dan seluruh mitra yang turun langsung menyerap hasil panen petani. Ini bentuk keberpihakan negara kepada petani,” tambahnya.

Sementara itu, Chusni Mubarok Wahid menegaskan bahwa upaya mewujudkan swasembada pangan merupakan bagian dari visi besar Presiden Prabowo Subianto yang membutuhkan dukungan lintas sektor.

“Swasembada pangan adalah visi besar Presiden Prabowo. Karena itu kami siap berkolaborasi dengan semua pihak agar cita-cita tersebut benar-benar tercapai,” ungkapnya.

Di sisi lain, Wakil Pemimpin BULOG Kancab Malang, Yudo Widiansyah, menyebutkan bahwa hingga 27 April 2026 realisasi penyerapan telah mencapai 57.112 ton setara beras atau 75,07 persen dari target 76.079 ton.

Menurutnya, penyerapan dilakukan melalui Tim Satker Jemput Pangan yang bekerja sama dengan mitra pengadaan di lima wilayah kerja.

Baca Juga :  Sosialisasi Empat Pilar, Gus Mamak Ajak Masyarakat Jaga Keutuhan NKRI

Dengan capaian tersebut, BULOG memastikan ketersediaan pangan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat hingga beberapa bulan ke depan.