Pintasan.co, Jakarta – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus memperkuat komitmennya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika. Salah satu langkah yang dilakukan yakni mendorong percepatan pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Luwu Timur melalui audiensi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bertemu langsung dengan Kepala BNN RI, Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, di Ruang Kerja Kepala BNN RI, Jakarta Timur, Kamis (18/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BNN RI sekaligus menindaklanjuti advokasi pembentukan instansi vertikal BNN di daerah yang sebelumnya difasilitasi oleh BNN Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam audiensi tersebut, Irwan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk mendukung penuh hadirnya BNN Kabupaten sebagai ujung tombak pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika di daerah.

Menurutnya, keberadaan BNNK Luwu Timur sangat penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjalankan berbagai program, mulai dari edukasi, pencegahan, rehabilitasi hingga penindakan terhadap kasus narkotika.

“Tentu kami menyambut baik dukungan BNN RI terhadap percepatan pembentukan BNN Kabupaten Luwu Timur. Kehadiran instansi vertikal BNN akan memperkuat upaya pencegahan, edukasi, dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di daerah,” kata Irwan.

Ia menambahkan, pemerintah daerah siap memberikan dukungan sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku guna mempercepat proses pembentukan BNNK Luwu Timur.

Menurut Irwan, keberadaan BNN Kabupaten nantinya diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penanganan persoalan narkotika di wilayah Luwu Timur, sekaligus memperluas jangkauan layanan pencegahan dan rehabilitasi bagi masyarakat.

Audiensi tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat kolaborasi antara pemerintah daerah dan BNN RI dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

Baca Juga :  Dirumorkan Belum Bayar Pajak Mobil Lexus Pribadinya, Dedi Mulyadi Beri Bantahan Begini!

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menilai pembentukan BNNK merupakan kebutuhan strategis mengingat pentingnya perlindungan terhadap generasi muda dari bahaya narkoba yang dapat mengancam masa depan daerah.

Dengan dukungan pemerintah pusat melalui BNN RI, Pemkab Luwu Timur berharap proses pembentukan BNN Kabupaten dapat segera terealisasi sehingga upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika dapat dilakukan secara lebih terstruktur, terukur, dan berkelanjutan. (rhj/ikp-humas/kominfo-sp)