Pintasan.co, SurabayaPT Jasamarga Surabaya – Mojokerto memastikan arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di ruas Tol Surabaya-Mojokerto berjalan ramai lancar. Terpantau di jalan raya kepadatan didominasi kendaraan yang bergerak menuju wilayah Surabaya Raya pada rentang waktu sore hingga malam hari.

Direktur Utama PT Jasamarga Surabaya Mojokerto, Dominicus Hari Pratama, mengatakan arus balik terpantau meningkat pada pukul 18.00 hingga 21.00 WIB, namun masih dapat dikendalikan tanpa rekayasa lalu lintas besar.

“Untuk kondisi terkini arus balik Nataru di ruas Surabaya-Mojokerto terpantau ramai lancar, dengan dominasi kendaraan yang kembali ke wilayah Surabaya Raya,” ujar Dominicus, Senin (5/1/2026).

Dominicus menjelaskan, rata-rata volume kendaraan selama periode arus balik mencapai 47.000 kendaraan per hari, atau naik sekitar 30 persen dibandingkan hari normal yang berada di kisaran 36.000 kendaraan per hari.

Titik konsentrasi kepadatan tercatat di Gerbang Tol Waru 5, Gerbang Tol Warugunung, serta Rest Area KM 725 A. Kepadatan di gerbang tol terjadi akibat kedatangan kendaraan dalam waktu bersamaan pada sore hingga malam hari di hari libur terakhir. Sementara di rest area, kepadatan meningkat saat waktu salat Magrib hingga Isya, pukul 17.30-19.00 WIB.

“Mayoritas pengguna jalan memanfaatkan rest area untuk istirahat dan ibadah, sehingga keterisian rest area sempat penuh pada jam-jam tersebut,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi kemacetan, Jasa Marga melakukan pengaturan kendaraan masuk rest area, dengan mengarahkan pengguna jalan memanfaatkan area parkir yang masih kosong agar tidak terjadi antrean di jalur utama.

Terkait dengan pengondisian jalan raya, Jasa Marga terus berkoordinasi secara aktif dengan Polda Jawa Timur dan stakeholder terkait, baik sebelum maupun selama periode Nataru, guna memastikan kelancaran lalu lintas. Koordinasi juga akan dilanjutkan setelah libur Nataru untuk evaluasi pelaksanaan operasional.

Baca Juga :  Kemnaker Terbitkan SE THR 2026, Perusahaan Wajib Bayar Penuh dan Tepat Waktu

Terkait keselamatan, Dominicus mengungkapkan bahwa angka kecelakaan selama periode Nataru mengalami peningkatan ringan seiring bertambahnya volume kendaraan. Namun, insiden yang terjadi didominasi kecelakaan ringan seperti tabrak belakang saat kondisi lalu lintas padat.

“Kami mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintas di jalur dengan kepadatan tinggi,” katanya.

Memasuki Senin-Selasa (5-6 Januari 2026), Jasa Marga memprediksi kondisi lalu lintas akan kembali normal, dengan arus kendaraan cenderung ramai lancar baik di gerbang tol maupun rest area.

Pihak Jasa Marga sudah menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi lonjakan volume kendaraan secara mendadak. Langkah sntisipadi tersebut berupa penambahan petugas di lapangan serta pengaktifan Mobile Reader untuk mempercepat transaksi di gerbang tol.

Jasa Marga juga mengimbau masyarakat agar mematuhi rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas, memastikan saldo uang elektronik mencukupi, serta memanfaatkan aplikasi Travoy dan layanan One Call Center Jasa Marga 14080 jika mengalami kendala selama perjalanan.