Pintasan.co, Malang – Wakil Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur dari Partai Gerindra, Chusni Mubarok, melakukan kunjungan kerja ke Perum BULOG Kantor Cabang Malang yang berlokasi di Kompleks Pergudangan Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proses penyerapan gabah petani berjalan optimal sekaligus menjaga ketersediaan stok pangan di wilayah Jawa Timur tetap aman dan terkendali.
Dalam peninjauan lapangan, Chusni melihat langsung kondisi gudang BULOG yang hampir penuh oleh beras hasil serapan dari petani lokal. Ia menilai capaian tersebut menjadi indikator positif keberhasilan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus melindungi petani.
“Kami melihat langsung gudang BULOG di Kebonagung hampir penuh terisi beras hasil panen petani dalam negeri. Ini menunjukkan bahwa penyerapan berjalan dengan baik dan menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam melindungi petani,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga aparat di lapangan seperti Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras BULOG bersama seluruh stakeholder. Kolaborasi ini harus terus diperkuat agar stabilitas harga gabah tetap terjaga dan kesejahteraan petani semakin meningkat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Chusni menegaskan bahwa upaya mewujudkan swasembada pangan merupakan bagian dari visi besar Presiden Prabowo Subianto yang membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk legislatif dan pemerintah daerah.
“Sebagai pimpinan Komisi B DPRD Jawa Timur, kami siap mendorong kebijakan yang berpihak kepada petani serta memperkuat sektor pangan. Swasembada pangan bukan hanya target, tetapi harus menjadi gerakan bersama,” ungkapnya.
Sementara itu, pihak BULOG Kancab Malang menyampaikan bahwa hingga akhir April 2026, realisasi penyerapan telah mencapai puluhan ribu ton setara beras dan terus dioptimalkan melalui program jemput gabah petani di berbagai wilayah.
Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara legislatif dan BUMN dalam menjaga ketahanan pangan daerah serta memastikan distribusi dan cadangan pangan tetap aman bagi masyarakat.
