Pintasan.coKementerian Luar Negeri RI memastikan sebanyak 32 warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Iran dijadwalkan tiba di Indonesia pada Selasa (10/3). Para WNI tersebut akan dipulangkan melalui Azerbaijan sebelum melanjutkan perjalanan ke tanah air.

Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Heni Hamidah, menjelaskan bahwa proses pemulangan dilakukan melalui kota Baku dan akan dibagi menjadi dua kloter penerbangan menuju Jakarta.

“Diharapkan kloter pertama tiba di Jakarta pada Selasa sore,” ujar Heni dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Ia menambahkan bahwa seluruh WNI yang menunggu keberangkatan dari Baku berada dalam kondisi aman dan baik. Pemerintah Indonesia, kata dia, terus memantau setiap tahapan proses evakuasi untuk memastikan perjalanan berjalan lancar hingga para WNI tiba dengan selamat di tanah air.

Evakuasi WNI dari Iran sendiri telah dimulai secara bertahap sejak Jumat (6/3). Tahap pertama pemulangan dilakukan melalui jalur darat menuju Azerbaijan sebelum melanjutkan penerbangan ke Indonesia.

Dalam taklimat media sebelumnya, Heni menyebutkan bahwa rencana evakuasi disusun dengan mempertimbangkan perkembangan situasi keamanan di lapangan. Penentuan jalur evakuasi dilakukan dengan koordinasi antara Kedutaan Besar Republik Indonesia di Teheran dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Baku.

“Jalur evakuasi akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan dan ditentukan oleh rekan-rekan di KBRI Teheran dan KBRI Baku,” ujarnya.

Pemerintah Indonesia juga akan terus mengevaluasi rencana evakuasi selanjutnya dengan mempertimbangkan perkembangan situasi keamanan serta masukan dari perwakilan RI di Iran.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri RI Sugiono sebelumnya menyampaikan bahwa para WNI harus menempuh perjalanan darat sekitar 10 jam menuju Baku sebelum melanjutkan penerbangan ke Indonesia.

Baca Juga :  Puan Maharani Bahas Penguatan Kerja Sama dengan Ketua Parlemen Korea Selatan di Seoul