Pintasan.co, Pasuruan – Hujan deras sejak hari tadi di wilayah baik Pasuruan kabupaten maupun Pasuruan kota mengakibatkan sungai-sungai meluap sehingga terjadi banjir. Banjir ini merendam permukiman dan rumah-rumah warga di wilayah kabupaten maupun kota.

Data sementara yang berdampak banjir yaitu terjadi di Kecamatan Gondangwetan, Pohjentrek, Pasrepan, juga Kejayan. Banjir juga melanda Kecamatan Kraton, Beji dan Bangil. Di sebagian desa banjir merendam jalan, namun di sebagian desa lainnya banjir masuk ke rumah-rumah.

“Banjir sudah masuk ke rumah-rumah,” kata Munif, warga Desa Sekarputih, Kecamatan Gondangwetan, Selasa (24/3/2026) malam.

Di Kecamatan Bangil dan Beji, banjir juga banyak yang merendam rumah.

“Di Bangil masuk rumah dan air setinggi dada orang dewasa,” kata Arif, menginformasikan kondisi banjir di Bangil.

Sejumlah warga harus mengevakuasi barang-barang rumah tangga ke tempat aman. Sebagian lagi pasrah.

“Rumah mertua saya kena banjir. Ini habis kerja bakti pindahkan barang,” kata M Hidayat, warga Beji.

Sampai saat ini BPBD Kabupaten Pasuruan masih melakukan asesmen turun langsung untuk mengecek berapa total desa dan kecamatan yang banjir.

“Kami masih melakukan asesmen,” kata Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi.

Sementara itu, data wilayah yang terdampak banjir di wilayah Kota Pasuruan, terjadi di Kelurahan Karangwingko, Pekuncen, Blandongan dan Kepel. Meski demikian, jumlah kelurahan yang dilanda banjir berpotensi bertambah karena tiga sungai berpotensi meluap.

Baca Juga :  Bawaslu Bentuk Tim Khusus untuk Awasi Netralitas ASN dalam Pilkada 2024