Pintasan.co – Bek PERSIB Bandung, Julio Cesar, memilih tetap realistis dan tidak ingin terburu-buru membahas peluang juara timnya di Super League 2025/26. Dengan delapan pertandingan tersisa, ia menekankan pentingnya fokus pada satu laga ke laga berikutnya.

Usai kemenangan 2-0 atas Semen Padang FC, PERSIB kini bersiap menghadapi Bali United FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu, 12 April 2026.

JC menegaskan bahwa seluruh pertandingan sisa harus diperlakukan layaknya partai final, namun dengan pendekatan bertahap.

“Kami memiliki delapan pertandingan final dan sekarang kami fokus dulu untuk menghadapi yang terdekat. Kami harus menatapnya dan melaju step by step,” ujarnya.

Menurutnya, laga melawan Bali United menjadi prioritas utama. Ia meminta seluruh tim mengesampingkan perhitungan panjang dan memastikan tiga poin di kandang sendiri.

“Jangan melihat ke sisa pertandingan, tapi hari Minggu nanti benar-benar seperti final. Kami harus mengambil tiga poin,” tegasnya.

Di sisi lain, Julio Cesar juga menyoroti solidnya lini pertahanan PERSIB yang menjadi salah satu kunci performa tim. Ia memuji kedisiplinan taktik serta koordinasi antar pemain belakang yang membuat tim sulit ditembus lawan.

Kolaborasi di lini belakang bersama Patricio Matricardi, Federico Barba, Kakang Rudianto, Eliano Reijnders, serta ketangguhan penjaga gawang Teja Paku Alam dinilai menjadi fondasi kuat bagi tim.

Tak hanya itu, ia juga mengapresiasi kontribusi lini tengah dan depan yang ikut menjaga keseimbangan permainan.

Dengan pendekatan disiplin dan fokus penuh di setiap laga, PERSIB berupaya menjaga konsistensi demi membuka peluang meraih gelar juara di akhir musim.

Baca Juga :  Softball Cup 2024: Mempersiapkan Atlet Muda Makassar untuk Masa Depan Gemilang