Pintasan.co – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan penyebab utama banjir yang melanda sejumlah wilayah dalam beberapa hari terakhir. Selain dipicu cuaca ekstrem, tumpukan sampah di saluran air dan sungai disebut menjadi faktor dominan yang memperparah kondisi.

Farhan menyebut volume sampah yang menyumbat aliran air sangat besar. Bahkan, dalam satu hari petugas mampu mengangkut hampir 300 meter kubik sampah dari sungai.

“Banjir kemarin itu selain karena cuaca ekstrem juga karena saluran pembuangan banyak tersumbat sampah. Jumlahnya sangat besar,” kata Farhan di Pendopo Kota Bandung, Senin (13/4/2026).

Ia menjelaskan, infrastruktur pengendali banjir seperti kolam retensi sejatinya masih berfungsi dengan baik. Namun, luapan air tetap terjadi karena aliran sungai terhambat oleh sampah yang menumpuk.

“Kolam retensi berfungsi tapi yang meluap itu sungainya. Karena rata-rata tersumbat sampah,” ujarnya.

Saat ini, Pemerintah Kota Bandung memprioritaskan penanganan cepat dengan mengangkat sampah dari sungai. Menurut Farhan, setelah pembersihan dilakukan, air relatif cepat surut. Hal ini menunjukkan kapasitas sistem pengendalian banjir masih memadai selama aliran air tidak terganggu.

Sebagai langkah lanjutan, Pemkot berencana memperkuat peran petugas kebersihan atau gober. Farhan menilai penanganan sungai membutuhkan keterlibatan lebih banyak personel yang juga didukung insentif memadai.

“Kita akan berdayakan gober ditambah tugasnya dan tentu kita upayakan ada penambahan insentif. Ini sedang kita hitung dalam APBD,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan kolam retensi baru bukan menjadi prioritas utama saat ini. Tanpa pengelolaan sungai yang baik, menurutnya, penambahan infrastruktur tidak akan efektif.

“Percuma bikin kolam retensi sebanyak mungkin kalau sungainya tidak dikelola. Air tetap meluap karena pendangkalan dan sampah,” katanya.

Ke depan, Pemkot Bandung berencana melakukan revitalisasi sungai secara menyeluruh sebagai solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir sekaligus memperbaiki kondisi lingkungan.

Baca Juga :  Prabowo Percepat Pembangunan Sekolah Gratis untuk Keluarga Miskin, Dimulai Tahun Ini

“Mudah-mudahan segala upaya yang telah kita lakukan bisa mengurangi risiko banjir dan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, apalagi ke aliran sungai,” tuturnya.