Pintasan.co, Trenggalek – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, meninjau langsung progres pembangunan Bendungan Bagong, Senin (4/5/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan percepatan proyek strategis nasional berjalan optimal guna mendukung ketahanan air dan pangan, khususnya di wilayah selatan Jawa Timur.

Dalam peninjauan tersebut, Wapres Gibran menekankan pentingnya menjaga ritme pekerjaan serta memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Hal ini dinilai krusial untuk mengantisipasi berbagai kendala teknis di lapangan agar proyek dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya petani.

“Semangat terus,” ujar Gibran saat memberikan motivasi kepada para pekerja konstruksi di lokasi proyek.

Pembangunan bendungan yang dikerjakan oleh PT PP (Persero) Tbk menunjukkan capaian positif. Hingga awal Mei 2026, progres fisik proyek telah mencapai 59,49 persen, melampaui target rencana sebesar 56,56 persen. Capaian ini mencerminkan efektivitas pelaksanaan konstruksi serta manajemen proyek yang berjalan sesuai perencanaan.

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari inovasi teknik serta perencanaan matang, terutama dalam menghadapi tantangan struktur tanah koluvial di lokasi pembangunan.

“PTPP berkomitmen menyelesaikan proyek tepat waktu dengan tetap mengedepankan kualitas, keselamatan kerja, dan keberlanjutan,” ujarnya.

Secara teknis, Bendungan Bagong dirancang memiliki kapasitas tampung sebesar 17,4 juta meter kubik. Infrastruktur ini akan mengairi lahan pertanian seluas 977 hektare, menyediakan air baku sebesar 153 liter per detik, serta berfungsi sebagai pengendali banjir di wilayah Trenggalek.

Proyek yang memiliki nilai kontrak sekitar Rp402,31 miliar ini dijadwalkan selesai dalam waktu 1.473 hari kalender sejak dimulai pada Desember 2024. Selain manfaat ekonomi, keberadaan bendungan juga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Bahas Langkah Strategis Ekonomi dan Stabilitas Keuangan Bersama Kabinet

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, serta jajaran Kementerian Pekerjaan Umum. Rombongan meninjau sejumlah titik krusial pembangunan guna memastikan aspek keselamatan kerja dan kualitas konstruksi tetap terjaga hingga proyek rampung.

Dengan progres yang melampaui target, Bendungan Bagong diharapkan menjadi salah satu infrastruktur kunci dalam memperkuat ketahanan air nasional sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pertanian di Jawa Timur.