Pintasan.co, Malili – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Perindustrian (Disdagkop) memperkuat pengawasan distribusi LPG subsidi 3 kilogram dengan melibatkan pemerintah desa. Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi bersama para kepala desa se-Kabupaten Luwu Timur yang digelar di Aula Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Selasa (2/6/2026).

Rapat koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut atas berbagai informasi dan keluhan masyarakat terkait distribusi LPG subsidi yang belakangan ramai menjadi perbincangan di media sosial.

Kepala Disdagkop Luwu Timur, Senfry Oktavianus, mengatakan pemerintah desa memiliki peran strategis dalam memastikan distribusi LPG subsidi berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.

Menurutnya, kepala desa merupakan pihak yang paling dekat dengan masyarakat sehingga dapat membantu melakukan pengawasan terhadap distribusi LPG subsidi di tingkat pangkalan maupun lingkungan desa masing-masing.

“Kami mengajak seluruh kepala desa untuk bersama-sama mengawasi distribusi LPG subsidi 3 kilogram agar benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Selain itu, harga jual di tingkat pangkalan juga harus sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah,” ujar Senfry.

Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa diperlukan untuk mencegah potensi penyimpangan distribusi yang dapat merugikan masyarakat.

Bahas Perkembangan Koperasi Desa Merah Putih

Selain membahas pengawasan LPG subsidi, rapat koordinasi tersebut juga menjadi forum diskusi terkait perkembangan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang saat ini tengah dikembangkan pemerintah sebagai salah satu instrumen penguatan ekonomi desa.

Dalam kesempatan itu, Senfry menjelaskan bahwa KDMP diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha dan pelayanan ekonomi yang berbasis pada kebutuhan warga desa.

Menurutnya, program tersebut dirancang untuk memperluas akses ekonomi masyarakat sekaligus mendorong kemandirian desa dalam mengelola berbagai potensi lokal yang dimiliki.

Baca Juga :  Sejumlah Ketua Umum Partai Politik Datangi Kantor Kementerian Pertahanan

“Program ini diharapkan dapat memperkuat ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan usaha yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan daerah masing-masing,” katanya.

Perkuat Sinergi dan Komunikasi

Senfry menambahkan, rapat koordinasi tersebut juga menjadi sarana memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa dalam menyikapi berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk informasi yang beredar di media sosial.

Menurutnya, koordinasi yang baik diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang benar terkait berbagai kebijakan pemerintah.

“Kami ingin memastikan setiap kebijakan pemerintah dapat dipahami dengan baik oleh masyarakat. Karena itu, diperlukan komunikasi dan koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah dan pemerintah desa,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh kepala desa untuk terus mengawal berbagai program strategis pemerintah yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat, termasuk pengawasan distribusi LPG subsidi dan pengembangan Koperasi Desa Merah Putih.

Dorong Pelayanan hingga Tingkat Desa

Di akhir kegiatan, Senfry menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh kepala desa yang hadir dalam rapat koordinasi tersebut.

Ia berharap hasil pertemuan dapat ditindaklanjuti di tingkat desa sehingga manfaat berbagai program pemerintah dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa sangat penting agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal dan berbagai program strategis dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Melalui penguatan pengawasan distribusi LPG subsidi dan pengembangan Koperasi Desa Merah Putih, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap dapat menjaga stabilitas kebutuhan energi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis desa secara berkelanjutan.