Pintasan.co, Malili – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) tingkat kabupaten tahun 2026 dengan mengusung tema “Optimalisasi Pelaksanaan Program MBG 3B untuk Luwu Timur Juara”. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Selasa (21/04/2026).

Rakerda ini dibuka oleh Asisten Administrasi Umum, Drs. Askar, yang menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Bangga Kencana). Menurutnya, forum ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan.

“Rakerda 2026 ini menjadi ruang konsolidasi bersama, khususnya dalam mengoptimalkan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) 3B sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Luwu Timur,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah percepatan penurunan angka stunting, terutama yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD. Menurutnya, pengendalian penduduk dan pembangunan keluarga merupakan fondasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Shodiqin, menyampaikan bahwa pembangunan kependudukan dan keluarga harus berjalan beriringan. Ia menyoroti pentingnya pengendalian pertumbuhan penduduk serta peningkatan kualitas keluarga melalui perhatian pada kesehatan ibu dan anak, peran ayah, hingga kesejahteraan lansia.

“Isu kependudukan tidak hanya soal jumlah, tetapi juga kualitas. Karena itu, intervensi harus dilakukan secara komprehensif,” jelasnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas P2KB Luwu Timur, Amrullah, menekankan bahwa Rakerda ini merupakan forum penting untuk menyelaraskan kebijakan nasional dan daerah. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk merumuskan strategi implementasi program Bangga Kencana agar berjalan efektif, terukur, dan berkelanjutan.

Ia menambahkan bahwa optimalisasi program MBG di daerah diharapkan mampu memastikan distribusi makanan bergizi tepat sasaran bagi kelompok rentan, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.

Baca Juga :  Pemkab Luwu Timur Terapkan WFH Tiap Jumat, ASN Tetap Wajib Layani Masyarakat Secara Optimal

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Tahun 2025–2029 kepada Kepala Perwakilan Kemendukbangga Provinsi Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, para kepala OPD, camat, kepala puskesmas, TP PKK, serta peserta lainnya sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pembangunan keluarga dan penurunan stunting di Luwu Timur. (nor/ikp-humas/kominfo-sp/Red)