Pintasan.co, Jakarta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Luwu Timur terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan publik dengan meluncurkan program “Dukcapil Goes To School”.

Program jemput bola ini menyasar sekolah-sekolah untuk memberikan layanan administrasi kependudukan kepada para pelajar, khususnya perekaman KTP elektronik (KTP-el) dan pemutakhiran data akta kelahiran bagi siswa berusia 16 tahun ke atas.

Kegiatan perdana dilaksanakan di SMAN 2 Luwu Timur, Kecamatan Wotu, pada Jumat (7/11/2025).

Para siswa mengikuti proses perekaman biometrik, meskipun pencetakan KTP-el hanya dapat dilakukan bagi mereka yang sudah berusia 17 tahun ke atas sesuai aturan yang berlaku.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Dukcapil Luwu Timur, Rapiuddin Tahir, menjelaskan bahwa program ini bertujuan mempercepat kepemilikan dokumen kependudukan sejak dini sekaligus meningkatkan akurasi data di wilayah tersebut.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan para pelajar sudah memiliki data kependudukan yang lengkap sebelum mereka beranjak dewasa. Jadi, saat genap 17 tahun, KTP-el mereka bisa langsung dicetak,” ujar Rapiuddin.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga berperan penting dalam mendukung hak-hak sipil generasi muda, terutama sebagai calon pemilih pemula di masa mendatang.

“Selain kebutuhan administrasi, dokumen kependudukan juga penting untuk memastikan setiap warga dapat menggunakan hak pilihnya. Dukcapil hadir untuk mendekatkan layanan dan membangun kesadaran kependudukan sejak usia sekolah,” jelasnya.

Rapiuddin menegaskan pentingnya kerja sama antara sekolah dan pemerintah daerah dalam menyukseskan program ini.

“Kolaborasi dengan pihak sekolah adalah kunci agar kesadaran administrasi kependudukan tumbuh lebih kuat di kalangan pelajar,” tutupnya.

Jadwal selanjutnya program “Dukcapil Goes To School” meliputi:

  • SMAN 6 Lutim (Angkona) – 19 November.
  • SMAN 5 Lutim (Wasuponda) – 10 November
  • SMAN 11 Lutim (Nuha) – 11 November
  • SMAN 13 Lutim (Mahalona/Towuti) – 12–13 November
  • SMAN 9 Lutim (Kalaena) – 14 November
  • SMAN 10 Lutim (Tomoni Timur) – 17 November
  • SMAN 4 Lutim (Mangkutana) – 18 November
Baca Juga :  Siapkan Cara Baru, Polri Janjikan Penanganan Aksi Unjuk Rasa Sesuai dengan Kaidah HAM Internasional