Pintasan.co, Jakarta – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memulai agenda safari keliling Indonesia dengan mengunjungi Provinsi Lampung pada 26–28 Juni 2026. Dalam kunjungan tersebut, Jokowi mengaku ingin memberikan motivasi kepada Partai Solidaritas Indonesia (PSI) agar berkembang menjadi kekuatan politik yang lebih besar.

Sebelum bertolak dari Bandara Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah, Jumat (26/6/2026), Jokowi mengatakan akan bertemu sekaligus mendampingi Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dalam sejumlah agenda di Lampung.

“Iya ketemu (Kaesang) di sana nanti,” kata Jokowi.

Mengenakan kemeja dan topi berlogo PSI, Jokowi menjelaskan kehadirannya dalam rangkaian kegiatan partai tersebut bertujuan memberikan motivasi sekaligus menyampaikan sejumlah pesan kepada para kader.

“Kalau untuk PSI saya ingin memberikan motivator, kemudian juga memberikan pesan-pesan pentingnya struktural di PSI ini segera komplet, sehingga menjadi sebuah mesin politik yang besar,” ujar Jokowi.

Selain mendorong penguatan organisasi partai, Jokowi juga menilai peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya berpolitik menjadi salah satu agenda yang perlu terus dibangun.

“Kemudian juga membangkitkan kesadaran berpolitik masyarakat, itu juga penting,” katanya.

Sebelumnya, rencana safari Jokowi ke Lampung diungkapkan Ketua Umum Relawan Brigade Rakyat Nusantara (BRN), Relly Ragen, usai bertemu dengan Jokowi di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Kota Solo.

Menurut Relly, seluruh persiapan penyambutan kunjungan Jokowi di Lampung telah dilakukan dan sebagian besar telah rampung.

“Persiapannya sekarang sudah matang. Izin-izin sudah, lokasi sudah siap. Ya, 80 persen lah persiapannya di Lampung,” ujar Relly pada Senin (15/6/2026).

Ia menyebut agenda kunjungan Jokowi dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Juni 2026, dengan menghadiri sejumlah kegiatan bersama kader dan simpatisan PSI.

Baca Juga :  Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Siap Mengajar Setelah Purnatugas

Safari tersebut menjadi rangkaian awal dari agenda kunjungan Jokowi ke sejumlah daerah setelah menyelesaikan masa jabatannya sebagai Presiden RI periode 2014–2024. Selain memperkuat konsolidasi internal PSI, kunjungan tersebut juga disebut sebagai bagian dari upaya membangun partisipasi politik masyarakat melalui berbagai kegiatan yang digelar di daerah.