Pintasan.co, Nganjuk – Makam Pahlawan Nasional Marsinah berlokasi di kampung halamannya tepatnya di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk. Jaraknya sekitar 500 meter ke arah utara dari rumah masa kecilnya yang kini dibangun menjadi museum dan rumah singgah.
Pada bulan April ini, rencananya Prabowo Subianto akan melakukan ziarah ke makam Marsinah presiden direncanakan berkunjung ke Nganjuk dalam rangka peresmian Museum Marsinah dan Rumah Singgah pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Saat ini jalan masuk menuju makam dipasang papan penunjuk arah disertai gambar wajah sang pahlawan buruh. Akses jalan sudah diperbaiki dan dipercantik, begitu pula halaman depan makam yang merupakan tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat.
“Lokasi makam Marsinah ada di tengah-tengah, di antara makam-makam lainnya. Beberapa waktu lalu baru diganti pusaranya,” ujar Ketua FSB Kikes KSBSI Nganjuk, Kelik Widiwahyuno, Jumat (24/4/2026).
Terlihat pusara Marsinah kini tampak baru, terbuat dari batu marmer putih. Di salah satu ujungnya tampak terukir tulisan “Pahlawan Nasional Marsinah, Lahir 10 April 1969, Wafat 08 Mei 1993, Pejuang Hak Buruh”. Di sisi samping pusara terdapat ukiran kalimat “Ragamu boleh mati namun semangat perjuanganmu takkan pernah padam”.
Ada yang baru terkait tata letak patung lama Marsinah yang sebelumnya berada di monumen Jalan Raya Surabaya-Solo, Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, dipindah ke area makam tersebut. Pemindahan dilakukan karena saat ini dibangun patung baru di kawasan monumen Jalan Raya Nglundo.
