Pintasan.co, Medan – Presiden RI Prabowo Subianto menyalurkan sebanyak 34 ekor sapi kurban untuk masyarakat di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara dalam rangka Iduladha 2026.

Program bantuan hewan kurban tersebut disambut positif pemerintah daerah dan para peternak lokal karena seluruh sapi yang disalurkan berasal dari peternak di Sumatera Utara.

Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut Yusfahri Peranginangin mengatakan bobot sapi kurban bantuan Presiden mencapai ukuran besar, bahkan sebagian mencapai satu ton.

“Bobot sapi ini sangat besar, berkisar 800 kilogram hingga ada yang mencapai satu ton. Keseluruhan sapi program bantuan masyarakat ini berasal dari peternak lokal di Sumut,” kata Yusfahri dalam keterangan tertulisnya, Kamis (21/5/2026).

Menurut Yusfahri, para peternak di Sumatera Utara dalam dua tahun terakhir memang telah mempersiapkan ketersediaan sapi kurban berukuran besar guna memenuhi kebutuhan Iduladha.

Ia menjelaskan, distribusi sapi kurban di sejumlah daerah masih dilakukan melalui pola subsidi silang antarwilayah.

“Selama dua tahun ini peternak kita memang sudah memacu ketersediaan sapi kurban yang berukuran besar. Namun hingga saat ini masih bersifat subsidi silang, seperti untuk wilayah Nias, Tapanuli, dan Sibolga yang masih disuplai dari Simalungun, Langkat, dan Binjai,” ujarnya.

Selain memastikan ketersediaan hewan kurban, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga memperketat pengawasan kesehatan hewan menjelang Iduladha.

Pemprov Sumut disebut telah menerbitkan surat edaran kepada pemerintah kabupaten/kota agar melakukan sosialisasi standar penyembelihan hewan kurban sekaligus memastikan kesehatan hewan yang akan dipotong.

“Kami akan terus melakukan pengawasan kesehatan hewan kurban serta pemantauan penyembelihan hewan kurban. Kami akan berupaya agar hewan yang dikurbankan memenuhi standar higienis, bersih, dan halal,” pungkas Yusfahri.

Baca Juga :  Kenaikan Gaji Hakim Dinilai Bisa Tekan Angka Korupsi, Wakil Ketua DPR Beri Dukungan