Pintasan.co, KediriBupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem. Langkah ini diambil karena dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa sejumlah siswa.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (27/4/2026) dan dialami siswa PAUD, RA, serta MI Atta’awun.

“Yang terpenting saya langsung minta sampel sisa makanan untuk diuji lab dan SPPG kita suspend,” kata Hanindhito Himawan Pramana, Selasa (28/4/2026).

Ia juga memastikan kondisi para siswa yang sempat menjalani perawatan mulai membaik. Bahkan, dirinya berencana menjenguk para siswa yang masih dirawat.

“Sudah membaik Alhamdulillah,” jelas Mas Dhito.

Hanindhito menyebut total terdapat enam siswa yang sempat mengalami keluhan usai menyantap menu MBG. Namun satu siswa sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

“Sebenarnya total enam anak, tapi satu sudah pulang,” tambahnya.

Sebelumnya, dugaan keracunan MBG terjadi di yayasan sekolah Atta’awun Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem. Berdasarkan informasi yang dihimpun, salah satu menu yang disantap siswa diduga dalam kondisi basi. Menu MBG saat itu terdiri dari terong crispy, ayam suwir kemangi, tahu goreng, salak, dan susu.

Baca Juga :  Berkembang Pesat, Program Buruan Sae Dapat Apresiasi Internasional