Pintasan.co – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menekankan pentingnya membangun iklim kompetitif di kalangan kepala daerah guna mendorong peningkatan kinerja pemerintahan daerah secara menyeluruh.

Menurut Tito, sistem otonomi daerah yang diterapkan di Indonesia memberikan kewenangan besar kepada pemerintah daerah. Oleh karena itu, performa masing-masing daerah memiliki dampak langsung terhadap capaian pembangunan nasional.

“Nah ini challenge-nya di situ, karena semua daerah-daerah ini satu saja yang kinerjanya anjlok bisa mempengaruhi kinerja nasional,” kata Tito dalam keterangannya.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam ajang National Governance Awards 2026 yang diharapkan dapat menjadi pemicu semangat kompetisi sehat di antara pemerintah daerah.

Ia menjelaskan bahwa latar belakang kepala daerah yang beragam menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kualitas kinerja. Untuk itu, Kementerian Dalam Negeri terus melakukan pembinaan melalui berbagai pendekatan, baik formal maupun informal.

“Berbagai upaya yang dilakukan pembinaan-pembinaan melalui berbagai kegiatan formal maupun informal. Namun salah satu yang efektif adalah membangun iklim kompetitif antarkepala daerah,” ujarnya.

Tito menambahkan, penerapan mekanisme penghargaan dan evaluasi (reward and punishment) terbukti mampu memotivasi kepala daerah untuk memberikan kinerja terbaik. Selain itu, ajang penghargaan juga menjadi sarana untuk menampilkan sosok pemimpin daerah yang berprestasi.

Ia pun mengapresiasi penyelenggaraan National Governance Awards 2026 yang melibatkan pihak eksternal seperti media, karena dinilai mampu meningkatkan transparansi sekaligus memperluas publikasi capaian daerah.

“Dan kepada rekan-rekan kepala daerah yang belum beruntung mendapatkan penghargaan, kita harapkan juga terpancing supaya mereka bisa mendapatkan penghargaan yang sama,” tuturnya.

Dengan adanya kompetisi yang sehat, pemerintah berharap seluruh daerah dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan berkontribusi maksimal terhadap pembangunan nasional.

Baca Juga :  Terkait Pemekaran Jawa Tengah, Gubernur Luthfi: Belum Ada Arahan dari Pusat