Pintasan.co, Banyuwangi – Memasuki hari H+1 Idul Fitri 1447 Hijriah, kini di pelabuhan Ketapang Banyuwangi Dipadati ribuan kendaraan untuk menyeberang ke pelabuhan Gilimanuk begitupun sebaliknya dari pelabuhan Gilimanuk Bali menuju Jawa.
Puluhan personil Satlantas Polresta Banyuwangi yang berjaga di sejumlah titik rawan kemacetan dan pos jaga operasi ketupat melaporkan kondisi lalu lintas yang lancar. Kepadatan justru terjadi pada sejumlah ruas jalan di pusat kota akibat aktivitas mudik lokal.
Kasatlantas Polresta Banyuwangi AKP I Gusti Bagus Krisna Fuady mengungkapkan, pengaturan arus dalam kota untuk menjaga mobilitas lokal saat berlebaran didukung oleh petugas yang berjaga di sejumlah pos pengamanan. Selain itu, ada tim patroli Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) siaga dalam mengawasi kelancaran lalu lintas.
“Penempatan personel di titik-titik strategis pusat keramaian dan persimpangan utama kota guna mencegah kemacetan akibat aktivitas warga. Tim Patroli dan Kamseltibcarlantas melakukan pengawasan rutin untuk memastikan ketertiban lalu lintas di dalam kota tetap terjaga meski volume kendaraan meningkat,” ungkap Krisna, Sabtu (21/3/2026).
Sejumlah titik pengamanan yang tak luput dari penjagaan petugas. Tidak hanya pengamanan dan penjagaan di lalu lintas saja namun, di titik lokasi objek wisata dan pelabuhan. Mengingat tingginya minat wisatawan menuju Bali selama libur Idul Fitri, pengamanan di jalur ini menjadi prioritas dengan diberlakukan skema strategi khusus. Mulai dari penyediaan buffer zone atau kantung parkir hingga pembatasan angkutan barang.
“Satlantas menyiapkan 16 Buffer Zone (zona penyangga) di sepanjang jalur menuju Ketapang untuk mengurai antrean kendaraan agar tidak menumpuk di jalan utama,” tegas AKP Krisna.
“Pengetatan pengawasan terhadap truk sumbu 3 sesuai SKB guna memberikan prioritas jalan bagi kendaraan pribadi dan bus wisatawan,” tambahnya.
Berdasarkan informasi yang tercatat, data selama 24 jam pada Jumat (20/3/2026) kemarin menunjukan jumlah kendaraan terdiri dari Truk, Bus dan kendaraan Pribadi dari Gilimanuk yang masuk ke Jawa mencapai 11.401 kendaraan, sementara dari arah Jawa yang masuk ke Bali sebanyak 5.788 kendaraan yang didominasi oleh kendaraan.
