Pintasan.co, MalangPuncak arus balik Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Malang Raya secara signifikan diprediksi akan terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026. Mulai saat ini KAI Daop 8 Surabaya mengalami peningkatan jumlah penumpang arus balik.

Data KAI Daop 8 Surabaya hingga Senin (23/3) pukul 10.00 WIB, tercatat ada sebanyak 8.612 penumpang kereta bergerak di wilayah Malang Raya. Dengan rincian, 3.665 penumpang berangkat dan 4.947 penumpang tiba.

“Kami melihat tren arus balik di wilayah Malang Raya mulai meningkat dan diperkirakan mencapai puncaknya pada 24 Maret 2026,” ujar Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, Senin (23/3/2026).

Selama periode Angkutan Lebaran pada 11-23 Maret 2026, stasiun-stasiun di Malang Raya telah melayani total 105.303 pelanggan, yang terdiri dari 58.845 penumpang berangkat dan 46.458 penumpang datang.

Berikut rincian volume penumpang di beberapa stasiun wilayah Malang Raya. Stasiun Malang: 88.899 penumpang, Stasiun Kepanjen: 7.634 penumpang, Stasiun Malang Kota Lama: 5.766 penumpang, Stasiun Lawang & Sumberpucung: 3.004 penumpang.

KAI memberikan informasi kepada masyarakat yang belum mengantongi tiket perjalanan, tidak perlu khawatir. Sebab, KAI mencatat sampai saat ini penjualan tiket kereta api jarak jauh wilayah Malang masih sekitar 60% atau 81.512 tiket.

“Sekarang tiket masih terjual sekitar 60% dari total kapasitas sebanyak 136.045 tempat duduk. Sehingga masih ada 40% kursi kosong yang kasih tersedia hingga bulan April 2026 mendatang,” kata Mahendro.

Dalam momen ini, KAI juga memberikan promo diskon sebesar 30% untuk tiket kereta api Ekonomi Komersial periode 14-29 Maret 2026.

“Di wilayah Malang Raya tersedia 46.848 tiket diskon. Hingga saat ini sudah terjual 38.586 tiket, jadi masih ada sisa sekitar 8 ribu tiket lagi yang bisa dimanfaatkan,” tambah Mahendro.

Selain itu, masih dalam nuansa menyemarakkan momen Hari Raya, KAI Daop 8 Surabaya menghadirkan program ‘Tabur Berkah Hari Raya’ melalui promo tarif parsial khusus keberangkatan dari Stasiun Malang.

Baca Juga :  Kolaborasi Bareng Generasi Muda, Pemkot Yogyakarta Mengkampanyekan Malioboro Tanpa Asap Rokok

Untuk program ini pastinya ada masa berlakunya. Program ini berlaku untuk periode 22 hingga 30 Maret 2026, dengan ketersediaan 2.249 kursi kelas eksekutif tujuan Yogyakarta yang masih dapat dipesan. Ketersediaan tiket bersifat dinamis, sehingga masyarakat diimbau segera melakukan pemesanan agar tidak kehabisan.

Untuk memastikan perjalanan tetap lancar dan nyaman, KAI Daop 8 Surabaya mengimbau pelanggan agar datang lebih awal ke stasiun dan tidak mendekati waktu keberangkatan. Tak lupa juga KAI Daop 8 juga mengingatkan kepada para pelanggan untuk menjaga barang bawaan selama berada di stasiun maupun dalam perjalanan, guna memastikan keamanan dan kenyamanan bersama.