Pintasan.co – Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan komitmen partainya terhadap nilai pluralisme dan keberagaman dalam momentum perayaan Paskah. Menurutnya, semangat inklusivitas telah menjadi bagian dari identitas Golkar sejak awal berdiri.
Dalam kegiatan “Pentas Musik & Refleksi Paskah Nasional Partai Golkar 2026” di Jakarta, Bahlil menyampaikan bahwa partainya tidak pernah membedakan latar belakang suku, agama, maupun asal-usul kader.
“Di Golkar tidak pernah membedakan di mana kau berasal, suku apa, agama apa karena Golkar lahir untuk hadir dalam rangka memberikan karya nyata, seperti kasih menembus perbedaan,” kata Bahlil.
Ia menjelaskan bahwa nilai keberagaman tersebut juga berakar dari sejarah pembentukan Golkar yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk kelompok berbasis keagamaan.
“Jadi lewat Paskah ini, saya menganjurkan kepada teman-teman muda yang belum punya tempat, perahu atau rumah perjuangan dalam mendorong memperjuangkan aspirasi dan kepentingan rakyat, bagi Partai Golkar selalu terbuka untuk siapa pun dan dari mana pun,” ujarnya.
Menurut Bahlil, nilai-nilai toleransi dan persatuan semakin relevan di tengah dinamika sosial dan derasnya arus informasi yang kerap memicu polarisasi di masyarakat.
Ia menegaskan bahwa Golkar berupaya menjaga ruang politik yang inklusif dengan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh kader tanpa memandang latar belakang identitas.
Melalui momentum Paskah, Bahlil juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan semangat kasih, persatuan, dan toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
