Pintasan.co – Manchester City harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 3-3 melawan Everton dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Hill Dickinson, Selasa WIB. Hasil ini membuat peluang The Citizens dalam perburuan gelar juara semakin berat.
Pelatih City, Pep Guardiola, mengakui timnya kini tidak lagi memegang kendali penuh dalam persaingan juara setelah kehilangan poin penting.
“Sebelum laga ini, semuanya ada di tangan kami, sekarang tidak lagi. Kami akan bersiap menghadapi Brentford dan terus melaju, lalu melihat apa yang terjadi,” kata Guardiola.
City sebenarnya tampil dominan di babak pertama dan berhasil membuka keunggulan lewat gol Jeremy Doku pada menit ke-43. Namun, situasi berubah drastis di babak kedua.
Masuknya Thierno Barry pada menit ke-64 menjadi titik balik bagi Everton. Empat menit berselang, ia mencetak gol penyama kedudukan setelah memanfaatkan kesalahan Marc Guehi.
Momentum kemudian sepenuhnya berpihak kepada tuan rumah. Lima menit setelah gol pertama, Jack O’Brien membawa Everton berbalik unggul melalui sundulan memanfaatkan sepak pojok yang dieksekusi James Garner. Everton bahkan memperlebar keunggulan menjadi 3-1 lewat gol kedua Barry pada menit ke-81.
Meski tertinggal, City menunjukkan mental juara di menit-menit akhir. Erling Haaland memperkecil ketertinggalan pada menit ke-83 sebelum Doku mencetak gol keduanya di masa injury time (90+7) untuk menyelamatkan satu poin.
“Lebih baik dapat satu poin daripada tidak sama sekali. Tapi tentu lebih baik menang daripada hanya satu poin,” ujar Guardiola.
Hasil ini membuat Manchester City mengoleksi 71 poin di posisi kedua klasemen, tertinggal lima angka dari Arsenal yang berada di puncak. City masih memiliki satu pertandingan tersisa yang belum dimainkan.
Selanjutnya, City akan menghadapi Brentford di kandang sendiri pada Sabtu (9/5) pukul 23.30 WIB dalam laga yang bisa menjadi penentu nasib mereka dalam perebutan gelar musim ini.
