Pintasan.co, MalangSuasana arus balik Lebaran 2026 di Terminal Arjosari, Kota Malang, ramai pada hari ini. Jumlah penumpang yang berangkat melonjak drastis hingga menyentuh angka 100 persen jika dibandingkan dengan hari normal.
Komandan Regu B Terminal Arjosari, Nurhadi mengungkapkan, kenaikan ini sudah terlihat sangat signifikan sejak sore hari.

Berdasarkan data hingga pukul 16.00 WIB, dibandingkan hari sebelumnya, pada hari ini terjadi peningkatan keberangkatan sekitar 20 hingga 25 persen, Senin (23/3/2026). Jika dibandingkan dengan rata-rata harian, peningkatan jumlah penumpang terjadi pada hari ini.

Nurhadi mengungkapkan bahwa pada hari biasa Terminal Arjosari melayani sekitar 3 ribu hingga 3.500 penumpang. Namun, pada masa angkutan Lebaran kali ini, jumlahnya melesat tajam. Peningkatan jumlah penumpang cukup signifikan.

“Kalau dibandingkan hari biasa, kenaikannya bisa sampai 100 persen,” ungkap Nurhadi di lokasi, Selasa (24/3/2026).

Terminal Arjosari memprediksi angka tersebut masih akan terus mengalami peningkatan hingga Selasa malam. Total penumpang yang berangkat hari ini diperkirakan bakal menembus angka 6.600 hingga 6.700 orang.

Menariknya, kondisi berbanding terbalik terlihat pada arus kedatangan yang justru terpantau landai.

“Kalau untuk kedatangan masih sama dengan hari-hari kemarin, tidak begitu ada peningkatan yang signifikan,” katanya.

Keputusan para pemudik untuk memadati terminal pada hari ini dinilai sangat wajar, mengingat aktivitas perkantoran dan sekolah dijadwalkan kembali normal mulai Rabu (25/3/2026) besok.

Sementara untuk trayek jarak jauh atau AKAP, wilayah Jawa Barat seperti Jakarta, Tangerang, Bogor, dan Bandung masih menjadi destinasi favorit para pemudik. Sementara untuk rute jarak dekat, mobilitas masih berputar di area lokal.

“Untuk AKDP masih Surabaya Raya yang mendominasi,” tambah Nurhadi.

Jika dikomparasikan dengan periode Lebaran tahun lalu, volume penumpang tahun ini secara umum mengalami pertumbuhan sekitar 10 hingga 15 persen. Nurhadi menilai, meningkatnya minat masyarakat menggunakan moda transportasi darat ini tak lepas dari semakin beragamnya pilihan kelas bus dengan harga yang kompetitif.

“Meskipun tidak banyak, hanya 10 sampai 15 persen, tetapi tetap ada kenaikan dibandingkan tahun lalu,” pungkasnya.

Baca Juga :  Peralihan Arus Lalu Lintas di Balai Kota Malang