Pintasan.co, Langgur – Perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kabupaten Maluku Tenggara berlangsung semarak melalui festival dan pameran pendidikan yang melibatkan pelajar, tenaga pendidik, serta masyarakat umum. Kegiatan yang dipusatkan di kawasan kota tersebut menjadi ajang ekspresi kreativitas sekaligus penguatan kolaborasi lintas sektor dalam memajukan pendidikan daerah.
Beragam kegiatan ditampilkan dalam festival ini, mulai dari pertunjukan seni budaya, lomba inovasi pendidikan, hingga pameran karya ilmiah siswa. Antusiasme peserta dan pengunjung terlihat tinggi sejak awal kegiatan, menandakan besarnya minat masyarakat terhadap pengembangan dunia pendidikan.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menegaskan bahwa penyelenggaraan festival ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga sebagai ruang aktualisasi bagi generasi muda untuk menampilkan potensi, kreativitas, serta inovasi yang mereka miliki. Selain itu, kegiatan ini turut menjadi sarana memperkenalkan praktik pembelajaran kreatif dan pemanfaatan teknologi dalam proses pendidikan.
Ketua Umum Solidaritas Pemuda Pemudi Desa Maluku Tenggara, Fikri Rahangiar, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap pelaksanaan festival tersebut. Menurutnya, kegiatan ini mampu meningkatkan semangat belajar siswa sekaligus membangun rasa percaya diri dalam menampilkan karya terbaik mereka.
“Festival dan pameran ini sangat positif karena memberikan ruang bagi siswa untuk berkembang. Ini juga menjadi bukti bahwa pendidikan harus didukung bersama oleh seluruh elemen masyarakat,” ujar Fikri.
Ia juga menilai bahwa pameran pendidikan menjadi media transparansi bagi sekolah dalam menunjukkan capaian dan kualitas pembelajaran kepada publik. Hal ini penting untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Fikri berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun. Menurutnya, konsistensi penyelenggaraan akan mendorong lahirnya inovasi, termasuk potensi pengembangan pameran teknologi berbasis karya siswa di masa depan.
Kehadiran stand dari sekolah, komunitas pendidikan, hingga pelaku UMKM turut memperkaya kegiatan ini, sekaligus menunjukkan keterkaitan erat antara pendidikan dan penguatan ekonomi lokal di Kabupaten Maluku Tenggara.
