Pintasan.co, Jakarta – Polda Metro Jaya menegaskan bahwa menjaga keamanan Ibu Kota merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, bukan hanya aparat penegak hukum. Hal ini disampaikan menyusul masih ditemukannya aksi begal di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, meski Jakarta baru saja dinobatkan sebagai kota teraman kedua di kawasan ASEAN.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, mengatakan bahwa peran aktif masyarakat sangat diperlukan dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif.
“Kita jangan melihat salah satu profesi dari seseorang. Sebagai masyarakat, semuanya perlu menjaga Jakarta,” ujar Budi di Polda Metro Jaya, Jumat (10/4/2026).
Ia menegaskan bahwa tindak kriminalitas dapat menimpa siapa saja tanpa memandang latar belakang profesi. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan generalisasi terhadap kelompok tertentu dalam menyikapi suatu kasus kejahatan.
Menurut Budi, kepolisian akan terus berupaya maksimal dalam melakukan penegakan hukum serta menjaga keamanan di wilayah Ibu Kota. Polda Metro Jaya juga memastikan akan mengusut tuntas kasus begal yang terjadi di Gambir.
“Kami berempati kepada korban dan akan fokus untuk mengungkap pelaku,” tegasnya.
Sebelumnya, Jakarta meraih peringkat sebagai kota teraman nomor dua di kawasan ASEAN berdasarkan survei Safety Index by Global Residence Index 2026. Namun, capaian tersebut kembali menjadi sorotan setelah terjadi aksi begal yang menimpa seorang petugas pemadam kebakaran.
Korban diketahui bernama Bimo Margo Hutomo, yang mengalami luka parah setelah diserang oleh pelaku menggunakan batu. Selain mengalami luka fisik, korban juga kehilangan sepeda motor dan telepon genggam yang dibawa kabur oleh pelaku.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa potensi kejahatan masih dapat terjadi, sehingga kewaspadaan masyarakat tetap diperlukan. Polda Metro Jaya pun mengajak seluruh warga untuk turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing.
Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan keamanan di Jakarta dapat terus terjaga dan berbagai tindak kriminalitas dapat diminimalisir.
