Pintasan.co – Gelombang tsunami pertama setinggi 40 sentimeter dilaporkan telah mencapai pesisir Prefektur Iwate pada Senin, menurut laporan NHK. Peristiwa ini terjadi setelah gempa kuat mengguncang wilayah utara Jepang.

Sebelumnya, Japan Meteorological Agency menginformasikan bahwa gempa bermagnitudo 7,5 terjadi di bagian utara Pulau Honshu di Samudra Pasifik, tepatnya di sekitar Prefektur Aomori dan Iwate.

Setelah gempa terjadi, tsunami terdeteksi di laut dan bergerak menuju wilayah pesisir Iwate dan Aomori. Gelombang juga tercatat di laut sekitar 50 kilometer dari Prefektur Miyagi, menandakan potensi dampak yang lebih luas.

Pemerintah setempat segera mengeluarkan perintah evakuasi bagi warga di wilayah terdampak. Sedikitnya 20.000 orang dievakuasi di Prefektur Iwate, termasuk 9.640 warga di Kota Otsuchi dan sekitar 11.000 warga di Kota Kamaishi.

Hingga laporan terakhir, tinggi maksimum tsunami yang tercatat mencapai 80 sentimeter di Prefektur Iwate. Otoritas terus memantau perkembangan situasi dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gelombang susulan.

Baca Juga :  Tim SAR Diterjunkan untuk Evakuasi Warga yang Terdampak Banjir di Dayeuhkolot